Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Tusuk Sate memastikan langkah ke babak 16 besar Pakujaya Cup XI 2026 setelah menundukkan Si Eneng melalui adu tendangan penalti dengan skor 8-7 di Stadion Mini Pakujaya, Serpong Utara, Kamis (21/5/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal laga. Kedua tim langsung tampil menyerang dan menciptakan tempo tinggi sepanjang dua babak.
Tusuk Sate memperoleh peluang pertama melalui kombinasi serangan Badik, Santana, Rafli, dan Amar. Peluang emas hadir lewat tendangan bebas Sahrul, tetapi bola masih melayang di atas mistar gawang Si Eneng.
Si Eneng kemudian membalas ancaman lewat bola mati Dana Nasution. Namun, sepakan kerasnya masih membentur pagar hidup pemain Tusuk Sate.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan terus meningkat. Lini depan Si Eneng yang dihuni Fadil, Ucup, Tedja, dan Fawaz beberapa kali merepotkan pertahanan Tusuk Sate yang dikomandoi Bima Reksa, Martin, Fauzi, dan Aldo.
Fadil hampir membawa Si Eneng unggul melalui sundulan memanfaatkan situasi bola mati. Namun, bola hanya melintas tipis di atas mistar gawang Toni.
Tusuk Sate kemudian membalas lewat sepakan voli Rafi yang masih melebar dari sasaran. Di sisi lain, penjaga gawang Si Eneng, Aryo, tampil impresif dengan menggagalkan sejumlah peluang lawan.
Drama terjadi menjelang akhir pertandingan saat Fauzi menerima kartu merah akibat pelanggaran keras. Meski bermain dengan 10 orang, Tusuk Sate tetap mampu menjaga keseimbangan permainan hingga waktu normal usai.
Toni Jadi Penentu Kemenangan
Adu penalti pun menjadi penentu pertandingan. Lima penendang pertama kedua tim sama-sama sukses menjalankan tugas sehingga skor bertahan 5-5.
Pada babak tambahan, Rafli, Aldo, dan Martin berhasil mencetak gol untuk Tusuk Sate. Sementara itu, eksekutor Si Eneng, Sakti, gagal menaklukkan Toni yang tampil tenang di bawah mistar.
Kiper Tusuk Sate, Toni, menyebut laga tersebut menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan sepanjang turnamen.
“Sejak awal pertandingan berlangsung ketat dan penuh serangan. Walaupun sempat kehilangan satu pemain, kami bersyukur kemenangan datang lewat adu penalti,” ujar Toni.
Manajer Tusuk Sate, Rahman, menegaskan timnya akan tetap fokus menghadapi laga berikutnya tanpa memandang kekuatan lawan.
“Siapa pun lawannya, kami harus tetap bekerja keras dan menjaga kekompakan tim,” kata Rahman.
Pada babak 16 besar, Tusuk Sate akan menghadapi Sedulur FC asal Cirebon, Jawa Barat. Sementara itu, laga terakhir babak 32 besar akan mempertemukan Golok Setan kontra JNT Cibaliung pada Jumat (22/5/2026).
(HEN/JAR)















