Kamis, 2 April 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

ASN PPPK Dispora Tangsel Alami Dugaan Kekerasan Oleh Atasan, Korban Tempuh Jalur Hukum

by JARKASIH (JEK) Halo Banten
2 April 2026
in TANGERANG RAYA
ASN PPPK Dispora Tangsel Alami Dugaan Kekerasan Oleh Atasan, Korban Tempuh Jalur Hukum

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Nasib berat menimpa Iman Sopian (45), aparatur sipil negara berstatus PPPK pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Setelah mengalami dugaan kekerasan oleh oknum pejabat berinisial AS yang merupakan atasannya, Iman kini menghadapi persoalan lanjutan berupa terhentinya status kerja serta hak keuangan saat menjalani pemulihan.

Kondisi Iman masih menunjukkan bekas luka, terutama lebam pada bagian mata kiri. Namun, situasi tersebut tidak sejalan dengan perlindungan yang ia harapkan sebagai korban. Ia menyampaikan bahwa penghasilan, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR), tidak lagi ia terima.

Baca Juga:

Kecelakaan Maut, Motor vs Mobil Tabrakan di Jalan Raya Serpong Kademangan, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Kecelakaan Maut, Motor vs Mobil Tabrakan di Jalan Raya Serpong Kademangan, 1 Orang Dikabarkan Tewas

ORI Serentak di Tangsel Sasar 109 Ribu Anak untuk Cegah Campak

ORI Serentak di Tangsel Sasar 109 Ribu Anak untuk Cegah Campak

“Sudah sakit fisik, tidak menerima gaji, sekarang malah seperti kehilangan pekerjaan. THR juga tidak ada. Saya bingung harus bagaimana,” ujar Iman saat ditemui di kediamannya.

Peristiwa tersebut berawal dari persoalan utang sebesar Rp5 juta antara Iman dan atasannya. Perselisihan berkembang menjadi cekcok yang kemudian berujung pada dugaan tindakan kekerasan.

Seusai kejadian, Iman memilih tidak masuk kerja karena trauma dan kekhawatiran terhadap ancaman. Namun, ketidakhadiran itu justru berimbas pada penghentian status kepegawaiannya tanpa kejelasan prosedur.

“Saya takut kembali bekerja karena ada intimidasi. Tapi kenapa hak saya justru terhenti? Saya merasa menjadi korban berlapis,” ungkapnya.

Iman telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Serpong. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/11/II/2026/SPKT/Polsek Serpong/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya.

Ia berharap proses hukum berjalan adil serta memberi kepastian atas hak-haknya. “Saya hanya ingin keadilan. Jangan sampai korban justru kehilangan semua haknya,” tegasnya.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala Dispora Tangerang Selatan, Mohammad Ervin Ardani, menyatakan pihaknya masih melakukan klarifikasi internal. “Masih kami konfirmasi ke atasan yang bersangkutan,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Tangerang Selatan, Achmad Zubair, mengaku belum menerima laporan resmi secara internal terkait kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan yang sudah masuk ke kepolisian hanya dapat ia teruskan kepada pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

“Karena sudah dilaporkan ke polisi dan tidak ada laporan yang masuk, saya hanya bisa menyampaikan masalah ini ke pimpinan OPD untuk menjadi perhatian dan ditindaklanjuti,” ujar Achmad Zubair, Rabu (1/4/2026).

Kasus ini kemudian menarik perhatian publik dan memicu kecaman luas. Sejumlah pihak menilai dugaan tindakan tersebut mencerminkan penyalahgunaan wewenang yang berdampak pada kondisi fisik sekaligus hak administratif korban.

Tolak Upaya Damai

Di tengah proses hukum yang berjalan, Iman memilih menolak upaya perdamaian yang sempat diajukan terduga pelaku. AS bersama tokoh masyarakat setempat sempat mendatangi kediaman Iman untuk menyampaikan permintaan maaf, Kamis (2/4/2026).

Namun demikian, Iman belum bersedia menerima permintaan tersebut. Ia menilai langkah tersebut belum cukup untuk memulihkan luka yang ia alami, baik secara fisik maupun batin.

“Saya tidak mau menerima begitu saja. Saya ingin musyawarah dulu dengan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kekecewaan muncul bukan hanya karena dugaan kekerasan, tetapi juga akibat persoalan hak kepegawaian yang ia anggap merugikan.

Hingga kini, masyarakat menunggu langkah tegas Pemerintah Kota Tangerang Selatan guna memastikan perlindungan hukum serta keadilan bagi korban.

(Jar)

Tags: ASNdispora tangselkekerasanpenganiayaanPPPKTangerang Selatan
Previous Post

Kecelakaan Maut, Motor vs Mobil Tabrakan di Jalan Raya Serpong Kademangan, 1 Orang Dikabarkan Tewas

BERITA LAINNYA

Pemkot Tangsel Libatkan Pemuda dalam Pra-Musrenbang Penyusunan RKPD 2027
Berita Terkini

Pemkot Tangsel Libatkan Pemuda dalam Pra-Musrenbang Penyusunan RKPD 2027

...

Pemkot Tangsel Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
TANGERANG RAYA

Pemkot Tangsel Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

...

Pemkab Tangerang Mulai Perbaikan Jalan Pakuhaji–Sukadiri Secara Bertahap
TANGERANG RAYA

Pemkab Tangerang Mulai Perbaikan Jalan Pakuhaji–Sukadiri Secara Bertahap

...

Pemerintah Pusat Bedah Ribuan Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Tangerang Lewat Program PSPS
TANGERANG RAYA

Pemerintah Pusat Bedah Ribuan Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Tangerang Lewat Program PSPS

...

Kebakaran Landa Bengkel Motor di Pamulang, Kerugian Tembus Rp3,5 Miliar
TANGERANG RAYA

Kebakaran Landa Bengkel Motor di Pamulang, Kerugian Tembus Rp3,5 Miliar

...

Pria di Pamulang Ketangkap Curi Ponsel Pengunjung Kafe, Saat Digeledah Kedapatan Bawa Obat Keras Ilegal
TANGERANG RAYA

Pria di Pamulang Ketangkap Curi Ponsel Pengunjung Kafe, Saat Digeledah Kedapatan Bawa Obat Keras Ilegal

...

Polsek Curug Tangkap Pria Pelaku Penipuan Modus Janji THR dan Traktir Makan
TANGERANG RAYA

Polsek Curug Tangkap Pria Pelaku Penipuan Modus Janji THR dan Traktir Makan

...

Polsek Kelapa Dua Intensifkan Pemantauan Usai Hujan Lebat, Wilayah Tetap Kondusif
TANGERANG RAYA

Polsek Kelapa Dua Intensifkan Pemantauan Usai Hujan Lebat, Wilayah Tetap Kondusif

...

Pria di Tangerang Nekat Mau Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Cisadane, Depresi karena Sakit Tak Kunjung Sembuh
TANGERANG RAYA

Pria di Tangerang Nekat Mau Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Cisadane, Depresi karena Sakit Tak Kunjung Sembuh

...

Angin Puting Beliung Terjang Tangerang, Stadion Indomilk Arena Porak Poranda
TANGERANG RAYA

Angin Puting Beliung Terjang Tangerang, Stadion Indomilk Arena Porak Poranda

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spesifikasi dan Harga Nokia X60 Pro, dengan Kamera Setara DSLR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Cisauk Amankan 8 Remaja Terduga Pelaku Tawuran Perang Sarung di Momonggor Keranggan Tangsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • Halo Banten
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In