Tangerang, HALOBANTEN.COM – Penyakit yang tak kunjung sembuh bisa memicu depresi bagi penderitanya. Bahkan tidak sedikit yang nekat mengakhiri hidup lantaran tak tahan dengan penderitaan akibat penyakit tersebut. Tindakan itu tak pantas untuk ditiru dan sebaiknya segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Aksi percobaan bunuh diri seperti itu terjadi di Jembatan Sungai Cisadane, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Senin (30/3/2026) sore. Seorang pria paruh baya berinisial Z (56) nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari jembatan.
Beruntung, polisi, tim Damkar dan warga bergerak cepat dan berhasil menggagalkan aksi pria tersebut.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.50 WIB terkait adanya dugaan aksi percobaan bunuh polisi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
“Polisi segera ke lokasi dan melakukan upaya persuasif, kami bujuk korban agar mengurungkan niatnya,” ujar Jauhari dalam keterangannya, Selasa (31/4/2026).
Polisi juga berkoordinasi dengan tim Damkar UPT Cibodas Tangerang untuk membantu proses evakuasi korban. Setelah melalui proses negosiasi, polisi akhirnya berhasil mengamankan pria paruh baya itu dalam kondisi selamat.
“Evaluasi korban dengan bantuan tim damkar dan langsung kita amankan untuk mendapatkan pertolongan pertama psikologis lebih lanjut,” lanjutnya.
Dari hasil pemeriksaan awal terungkap bahwa korban Z (59), seorang wiraswasta warga Karawaci. Kepada petugas, korban mengaku nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri karena depresi akibat penyakit asam lambung yang tidak kunjung sembuh.
“Korban mengalami tekanan psikis karena sakit asam lambung yang ia derita tidak kunjung sembuh,” ungkap Jauhari.
Selanjutnya, polisi menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, baik secara medis maupun psikologis.
(Jar)















