Tangerang, HALOBANTEN.COM – Perayaan berbasis pesta atau konser artis papan atas tak lagi jadi prioritas pilihan Pemkab Tangerang dalam perayaan hari jadi ke 394 tahun Kabupaten Tangerang. Usia yang sudah sangat matang, baik dari sisi sosial, ekonomi hingga kemasyarakatan.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke 394 tahun Kabupaten Tangerang diawali dengan Istighosah di Pendopo Bupati Tangerang. Kemudian, kegiatan akan dilanjutkan dengan tema Tangerang Bersyukur di Masjid Agung Al Amjad, Puspemkab Tangerang.
“Rasa syukur sangat perlu sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Hari jadi tahun 2026 ini yang penting menyentuh pada sisi subtansi yakni kita melihat perjalanan Kabupaten Tangerang dari tahun ke tahun dan capaian yang sudah Pemda dapatkan serta agenda ke depan yang harus bersama-sama kita sukseskan,” jelasnya.
Kata dia, peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang tidak semata-mata menjadi seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mengajak masyarakat melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus mensyukuri berbagai capaian sebelumnya.
“Peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk kita bersama-sama bersyukur atas apa yang telah kita lalui dan capai. Ke depan, tentu masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.
Ia menekankan, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Kemajuan infrastruktur dan ekonomi, kata dia, perlu sejalan dengan pembangunan manusia yang memiliki karakter, kepedulian, serta semangat kebersamaan.
Tingkatkan NIlai Spiritual, Sosial dan Kemasyarakatan
Terpisah, Ketua Pelaksanaan Kegiatan HUT Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi mengatakan, kegiatan rangkaian peringatan hari jadi pada Jumat lalu dengan Istigosah di Pendopo Bupati Tangerang. Kegiatan ini berbarengan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Di dalamnya ada pembacaan Khotmil Qur’an 30 Juz, dzikir, doa bersama dan santunan anak yatim.
“Konsepnya kita menyentuh pada sisi subtansi sesuai arahan pimpinan. Yakni, meningkatkan nilai spiritual, sosial dan kemasyarakatan,” katanya.
Adapun rangkaian yakni, Tasyakuran pada 8 Oktober, Isbat Nikah pada 9 Oktober, upacara dan paripurna pada tanggal 13 Oktober 2026 sebagai puncak peringatan hari jadi ke 394 tahun. Kata dia, untuk kegiatan Tangerang Bersyukur akan diisi ulama dan penceramah, di antaranya Abuya Muhtadi Dimyati, KH Ubaidillah serta KH Hafidz Hawasyi.
Usai tasyakuran, peringatan hari jadi sangat meriah dengan adanya kegiatan sosial Sunatan Massal pada 8 Oktober. Kemudian, Isbat Nikah pada 9 Oktober berlanjut dengan giat Sportainment Gemilang KORPRI Night Run pada 10 Oktober. Acara inti pada 13 Oktober di awali dengan Apel di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang dan Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten.
Perayaan pun bukan sekedar seremonial dan kegiatan belaka. Ada wahana bermain anak atau pasar malam gratis untuk warga selama seminggu sejak 12-19 Oktober. Warga bisa datang ke Alun-alun Tigaraksa di Puspemkab Tangerang, Kelurahan Kadu Agung, untuk bisa menikmatinya.
“Semoga Kabupaten Tangerang semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan daerah ini senantiasa mendapat keberkahan. Mari kita jaga Tangerang bersama-sama,” katanya.
(ADV)



















