Kondisi tersebut memaksa pihak sekolah menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan situasi di lapangan.
“Kami melihat kondisi terlebih dahulu. Jika memungkinkan, pembelajaran tetap berjalan. Jika tidak memungkinkan, siswa kami pulangkan demi keselamatan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Serang berharap rencana penanganan yang telah disiapkan mampu mengurangi risiko banjir sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik di Desa Tonjong.
(Jar Kasih)
Page 3 of 3















