Jakarta, HALOBANTEN.COM – Mimpi Fiorentina untuk meraih gelar juara UEFA Conference League 2023-2024 pupus setelah mereka dikalahkan Olympiakos dengan skor tipis 0-1 di final yang digelar di OPAP Arena, Athena, pada Kamis (30/5/2024) dini hari WIB.
Pertandingan di waktu normal berlangsung alot dan imbang tanpa gol. Drama baru terjadi di babak tambahan waktu.
Pada menit ke-116, Ayoub El Kaabi mencetak gol penentu kemenangan bagi Olympiakos.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Fiorentina. Pasalnya, ini merupakan kali kedua mereka gagal meraih gelar juara Conference League secara beruntun.
Di musim 2022-2023, Fiorentina juga harus puas menjadi runner-up setelah kalah 1-2 dari West Ham United di final.
Kegagalan bertubi-tubi ini membuat Fiorentina tercoret dari daftar tim yang pernah menjuarai Conference League.
Hal ini membuat mereka bernasib sama dengan Benfica, tim yang juga selalu gagal di final Conference League dalam dua musim terakhir (2021-2022 dan 2022-2023).
Pelatih Fiorentina, Vincenzo Italiano, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut.
Ia menilai timnya tidak pantas kalah dan seharusnya bisa membawa pertandingan ke adu penalti.
“Saya rasa kami tidak pantas kalah dan seharusnya berujung adu penalti,” kata Italiano.
“Ini merupakan kekecewaan besar bagi saya karena pada final ketika kami bermain dengan benar, namun masih belum memiliki kedewasaan dan sedikit pengetahuan tambahan untuk memenangi pertandingan,” ujarnya menambahkan.
Kegagalan di final Conference League ini menjadi pukulan telak bagi Fiorentina.
Tim ini harus bangkit dari keterpurukan dan berusaha keras untuk meraih prestasi di musim depan. (Red)















