Sejak 2018, turnamen ini menjadi bagian dari BWF Super 1000.
Indonesia memiliki sejarah panjang dan gemilang di turnamen ini, dengan rekor juara terbanyak dipegang oleh Rudy Hartono (tunggal putra) dan pasangan Tjun Tjun/Johan Wahjudi (ganda putra).
Pelatih kepala tunggal putri pelatnas PBSI, Imam Tohari, mengungkapkan bahwa Gregoria telah berkomitmen untuk tetap tinggal di Pelatnas demi persiapan All England 2025.
(Awal/Red)
Page 2 of 2















