Kamis, 23 April 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Meteran Listrik Canggih yang Bikin Pelanggan, Bisa Monitor Penggunaan Listrik Secara Realtime

by Redaksi Halo Banten
6 Juni 2023
in BISNIS

Jakarta, HALOBANTEN.COM – PT PLN (Persero) terus melakukan transformasi melalui inovasi untuk meningkatkan pelayanan tenaga listrik di Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mulai mengimplementasikan _smart meter_ berbasis _Advanced Metering Infrastructure_ (AMI). Alat pengukur penggunaan listrik ini dilengkapi sistem komunikasi digital yang lebih canggih, akurat dan berkualitas.

Baca Juga:

Bea Cukai : Banten Jadi Jalur Distribusi Strategis Lintas Daerah Peredaran Rokok Ilegal

Bea Cukai : Banten Jadi Jalur Distribusi Strategis Lintas Daerah Peredaran Rokok Ilegal

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua : Kunjungan Turun 15 Persen dan Sampah Menumpuk

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua : Kunjungan Turun 15 Persen dan Sampah Menumpuk

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa dengan implementasi _smart meter_ AMI membuat kenyamanan pelanggan semakin meningkat. Dengan _smart meter_ AMI para pelanggan bisa mengetahui profil beban sekaligus tagihan listrik berjalan secara _realtime_ melalui aplikasi PLN Mobile.

“Dengan _smart meter_ AMI, pelanggan bisa memantau penggunaan listrik secara _realtime_ melalui aplikasi PLN Mobile, tidak perlu menunggu tagihan di akhir bulan. Dengan begitu, pelanggan dapat mengendalikan penggunaan energi dan rekening tagihan listrik sesuai kebutuhan. Artinya, semua semakin mudah karena dapat dikendalikan hanya dalam satu genggaman,” ucap Darmawan.

Penggunaan _smart meter_ AMI membuat pola layanan juga lebih fleksibel karena pelanggan bebas memilih layanan pascabayar atau prabayar. Selain itu, PLN dapat mempercepat _recovery time_ apabila terjadi gangguan listrik dikarenakan dapat terdeteksi oleh sistem secara _realtime._

“Oleh karena itu, kami akan melaksanakan program pembaruan kWh meter yang terpasang di rumah pelanggan menjadi _smart meter_ AMI. Program ini gratis. Pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya,” jelas Darmawan.

Melalui penggunaan _smart meter_ AMI, pembacaan meter yang sebelumnya dilakukan secara manual _(door to door)_ oleh petugas, kini bisa dilakukan secara digital, sehingga lebih akurat serta privasi pelanggan akan lebih terjaga.

“Penerapan _smart meter_ berbasis AMI ini membawa banyak manfaat. Pembacaan data meter secara _real time_ dan dilakukan dari jarak jauh sehingga tidak diperlukan lagi pembacaan meter ke lokasi. Dengan demikian privasi pelanggan juga lebih terjaga,” papar Darmawan.

Petugas hanya akan datang ke rumah pelanggan untuk melakukan pemeliharaan atau pengecekan fisik apabila ditemukan data anomali atau gangguan pada media komunikasi dan _smart meter._

Ditargetkan pada akhir tahun 2023 program ini akan dilaksanakan bagi 1.217.256 pelanggan secara bertahap dan mencakup beberapa daerah seperti di Jawa Timur (Sidoarjo), Jawa Tengah (Magelang), Jawa Barat (Bandung), Jakarta, Banten, Bali, Medan, dan Makassar mulai bulan Juni 2023.

PLN sudah memulai penelitian dan uji coba _smart meter_ AMI ke pelanggan di sejumlah lokasi. Jumlah pelanggan yang sudah menggunakan smart meter berbasis AMI hingga saat ini sudah sebanyak 103.615 pelanggan.

Menurut Darmawan sejumlah negara yang sudah menerapkan _smart meter_ AMI terbukti mampu menghemat penggunaan energi dan menekan biaya operasional untuk pengecekan meter secara langsung. Di Austria misalnya, penerapan AMI tercatat mampu menghemat energi hingga 55% dan menghemat biaya operasional hingga 19%. Sementara Belanda mampu menghemat 15% energi, dan menekan biaya operasional hingga 15%.

Darmawan menambahkan, produk _smart meter_ berbasis AMI juga tidak hanya bermanfaat untuk kelistrikan, namun bisa dikembangkan untuk bisnis _beyond kWh._

“AMI juga bisa dikembangkan ke produk _beyond kWh,_ mulai dari energi baru terbarukan, kendaraan listrik, internet, teknologi pertanian, perangkat _smart home, smart prepayment,”_ tutur Darmawan. (***)

Tags: Monitor Penggunaan ListrikSecara Realtime
Previous Post

Kaesang Pangarep dan Raffi Ahmad Dirikan Pusat Kuliner di BSD

Next Post

Pemprov Banten Berhasil  Pertahankan Situ Cihuni Sebagai Aset Negara

BERITA LAINNYA

Pemkot Tangsel Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Lokal
BISNIS

Pemkot Tangsel Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Lokal

...

Naik Level! IKPP Tangerang Kantongi PROPER Hijau 2025
BISNIS

Naik Level! IKPP Tangerang Kantongi PROPER Hijau 2025

...

Jejak Rasa Kuliner Nusantara dalam Sajian Istimewa di Hotel Santika Premiere ICE-BSD City
BISNIS

Jejak Rasa Kuliner Nusantara dalam Sajian Istimewa di Hotel Santika Premiere ICE-BSD City

...

PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan
BISNIS

PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan

...

PT PINTU Perkenalkan Program Pintu VIP untuk Trader Elite
BISNIS

PT PINTU Perkenalkan Program Pintu VIP untuk Trader Elite

...

Festival Ramadan 2026 di BSD, Sinar Mas Land Libatkan Ratusan Siswa, Guru, dan Masyarakat
BISNIS

Festival Ramadan 2026 di BSD, Sinar Mas Land Libatkan Ratusan Siswa, Guru, dan Masyarakat

...

Wakil Wali Kota Tangsel Dampingi Wamendag Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Stok Pangan Tetap Aman
BISNIS

Wakil Wali Kota Tangsel Dampingi Wamendag Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Stok Pangan Tetap Aman

...

IKPP Tangerang Mill Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama
BISNIS

IKPP Tangerang Mill Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama

...

IKPP Tangerang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
BISNIS

IKPP Tangerang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua

...

BPOM Temukan Kue Mengandung Pewarna Berbahaya Saat Pengawasan Ramadan di Kabupaten Tangerang
BISNIS

BPOM Temukan Kue Mengandung Pewarna Berbahaya Saat Pengawasan Ramadan di Kabupaten Tangerang

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spesifikasi dan Harga Nokia X60 Pro, dengan Kamera Setara DSLR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • Halo Banten
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In