News » BANTEN » Pedagang Pasar Anyar Bertahan Tunggu Komitmen Pemkot Tangerang

Pedagang Pasar Anyar Bertahan Tunggu Komitmen Pemkot Tangerang

Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Ratusan pedagang Pasar Anyar, masih menunggu komitmen Pemda Kota Tangerang.

Pemkot berjanji akan merelokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan di Jalan Kisamaun Kota Tangerang.

Mereka tetap menggelar dagangannya seperti biasa, walaupun pelanggan berkurang lantaran Pemkot menutup akses menuju Pasar Anyar.

BACA JUGA

“Kami tetap berdagang di sini, sampai menunggu Pemkot Tangerang menyiapkan lapak di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan,” kata Wakil Ketua Paguyuban Pasar Anyar, Gufron Sulaiman, Minggu (28/1/2024).

Apabila lapak itu sudah ada dan Pemkot Tangerang resmikan, dalam hal ini penjabat (Pj) Wali Kota atau Sekda Kota Tangerang tentunya para pedagang siap angkat kaki.

“Kalau lapak itu sudah siap, kapanpun kami di minta pindah akan siap juga,” tandasnya.

Sambil menunggu komitmen pemerintah, selain menggelar dagangannya seperti biasa, para pedagang kerap melakukan pertemuan dan salat bersama di Masjid Jami’ Al-Jihad lantai tiga Pasar Anyar.

Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu, mereka akan tetap bertahan di Pasar Anyar hingga relokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan Pemkot siapkan.

Sebelumnya, kesepakatan relokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan antara Pemkot Tangerang dan pedangan terjadi, setelah para pedagang turun jalan menolak pindah ke Plaza Shinta dan Mal Metropolis yang disiapkan oleh Pemkot Tangerang pada Kamis (25/1/2024).

Pada saat itu juga, Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin dengan beberapa orang perwakilan pedagang melakukan dialog.

Relokasi Beralih ke Pasar Mambo

Meskipun berlangsung alot dan terjadi aksi walk out dari pedagang, dalam pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan, relokasi beralih ke Pasar Mambo

Bahkan dalam perkembangannya, pedagang juga akan ditempatkan di Pasar Anyar Selatan yang posisinya berdampingan dengan pasar itu.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman yang sebelumnya di konfirmasi masalah relokasi pedagang ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan mengatakan atas kesepakatan itu pihaknya masih terus melakukan musyawarah dengan pedagang.

“Mudah-mudahan ada win-win solution yang bisa mengakomodir kepentingan pedagang dan kegiatan revitalisasi pasar berjalan dengan baik,” ujarnya via aplikasi whatsApp.

Adapun revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang akan menghabiskan anggaran sebesar Rp140 miliar dari pemerintah pusat (Kementerian PUPR). Dengan pembangunan tiga lantai dan 1.672 unit Kios serta los.

Awalnya, pembangunan itu direncanakan pada September 2O23.

Karena pedagang menolak relokasi, maka Pemkot Tangerang menunda pembangunan 26 Januari 2024.

Namun hingga kini pembangunan tersebut belum bisa terlaksana secara menyeluruh lantaran persoalan yang sama. (Cak)

BERITA LAINNYA