Selasa, 21 April 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • Halo Banten
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Tips dan Trik untuk Pembeli, Hindari Penipuan Segitiga dalam Jual Beli Mobil

by Redaksi Halo Banten
30 Mei 2023
in BISNIS

Jakarta, HALOBANTEN.COM – Seiring berkembangnya era digital dan internet, situs jual beli kendaraan bekas semakin banyak. Hal ini dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi dalam menjual dan membeli kendaraan. Namun, tidak menutup kemungkinan terjadinya kejahatan termasuk penipuan. Salah satu modus penipuan yang sedang ramai diperbincangkan dan pernah terjadi pada jual beli mobil bekas adalah penipuan ‘segitiga’.

Modus penipuan segitiga di media sosial atau platform jual beli kendaraan terus bermunculan. Pada modus penipuan ini, penipu berperan sebagai perantara yang akan menipu pemilik mobil atau penjual dan pembeli mobil. Pelaku penipuan bertindak sebagai penjual sekaligus pembeli yang akan mempertemukan kedua korban dengan mengikuti arahan si penipu. Sehingga, para penipu tersebut dapat dengan mudah membawa kabur uang tanpa memberikan kendaraan yang sesuai dengan keinginan korban.

Baca Juga:

Bea Cukai : Banten Jadi Jalur Distribusi Strategis Lintas Daerah Peredaran Rokok Ilegal

Bea Cukai : Banten Jadi Jalur Distribusi Strategis Lintas Daerah Peredaran Rokok Ilegal

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua : Kunjungan Turun 15 Persen dan Sampah Menumpuk

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua : Kunjungan Turun 15 Persen dan Sampah Menumpuk

Pelaku penipuan segitiga biasanya menyerang sisi psikologis korban agar korban dapat menuruti arahan penipu dan tergiur dengan tawarannya. Sundoro Edi selaku CEO Inspector Mobil mengatakan, “Korban penipuan segitiga biasanya orang yang cari mobil dengan harga murah. Penipuan ini lebih menyerang psikologis, mereka yang ingin beli jadi mudah tergiur dan saat berada di posisi tersebut susah untuk menghindarinya.”

Ada beberapa ciri-ciri pada modus penipuan ini, diantaranya adalah harga mobil bekas yang dijual lebih murah dan harganya di bawah pasaran. Lalu, biasanya pelaku akan mengatakan bahwa pelaku tidak bisa berjumpa dan transaksinya diwakilkan oleh saudara atau karyawan dari pelaku tersebut. Namun, pelaku akan mengelabui dan meminta korban untuk transfer langsung ke rekening mereka, setelah transfer pelaku akan kabur dan tidak dapat dihubungi oleh korbannya.

Untuk menghindari penipuan segitiga, calon pembeli sebaiknya mempelajari ciri-ciri tersebut dan memperhatikan tips-tips agar tidak terkena modus penipuan. Calon pembeli atau penjual mobil bekas sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu mengenai harga pasaran dan spesifikasi kendaraan bekas sebelum membeli. Jangan mudah tergiur apabila ada mobil bekas yang dijual dengan harga murah dan jauh di bawah harga pasaran, serta tidak mudah percaya dengan orang yang belum dikenal untuk melakukan transaksi.

Apabila akan membeli mobil secara online, sebaiknya sebelum melakukan pembayaran uang muka dan pengecekan mobil, calon pembeli minta kepada penjual untuk melakukan panggilan video dan meminta bukti bahwa kendaraan beserta surat-suratnya tersebut ada pada penjual. Lalu sebelum transfer, lebih baik calon pembeli minta bukti identitas atau KTP asli dari penjual agar menghindari penipuan seperti perbedaan antara nama pada nomor rekening yang digunakan dan KTP penjual yang asli.

Dengan memperhatikan ciri-ciri dan tips tersebut, calon pembeli dapat menghindari modus penipuan segitiga dalam jual beli mobil bekas. Meskipun sangat membutuhkan kendaraan, konsumen harus tetap berhati-hati agar terhindar dari kerugian yang tidak diinginkan, karena sudah ada puluhan orang yang pakai jasa inspeksi dari inspector mobil hampir terkena kasus penipuan model segitiga tersebut.

“Sekitar puluhan orang yang pakai jasa inspeksi dari inspector mobil hampir tertipu dengan kasus penipuan segitiga, beberapa konsumen terbuka tentang harga dan menceritakan obrolannya dengan penjual ke tim inspektor dan rata-rata inspektor di lapangan sudah paham apakah ada indikasi penipuan atau tidak hanya dengan mendengar dari cerita pembeli,” ujar Sundoro Edi. (***)

Tags: Jual Beli Mobil
Previous Post

Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diringkus Aparat Polres Metro Tangerang Kota, Dua Di Antaranya Karyawan Panti Rehabilitasi Narkoba di Pamulang

Next Post

Ratusan PKL di Sepatan Digusur Satpol PP Kabupaten Tangerang

BERITA LAINNYA

Pemkot Tangsel Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Lokal
BISNIS

Pemkot Tangsel Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Lokal

...

Naik Level! IKPP Tangerang Kantongi PROPER Hijau 2025
BISNIS

Naik Level! IKPP Tangerang Kantongi PROPER Hijau 2025

...

Jejak Rasa Kuliner Nusantara dalam Sajian Istimewa di Hotel Santika Premiere ICE-BSD City
BISNIS

Jejak Rasa Kuliner Nusantara dalam Sajian Istimewa di Hotel Santika Premiere ICE-BSD City

...

PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan
BISNIS

PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan

...

PT PINTU Perkenalkan Program Pintu VIP untuk Trader Elite
BISNIS

PT PINTU Perkenalkan Program Pintu VIP untuk Trader Elite

...

Festival Ramadan 2026 di BSD, Sinar Mas Land Libatkan Ratusan Siswa, Guru, dan Masyarakat
BISNIS

Festival Ramadan 2026 di BSD, Sinar Mas Land Libatkan Ratusan Siswa, Guru, dan Masyarakat

...

Wakil Wali Kota Tangsel Dampingi Wamendag Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Stok Pangan Tetap Aman
BISNIS

Wakil Wali Kota Tangsel Dampingi Wamendag Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Stok Pangan Tetap Aman

...

IKPP Tangerang Mill Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama
BISNIS

IKPP Tangerang Mill Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama

...

IKPP Tangerang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
BISNIS

IKPP Tangerang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua

...

BPOM Temukan Kue Mengandung Pewarna Berbahaya Saat Pengawasan Ramadan di Kabupaten Tangerang
BISNIS

BPOM Temukan Kue Mengandung Pewarna Berbahaya Saat Pengawasan Ramadan di Kabupaten Tangerang

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spesifikasi dan Harga Nokia X60 Pro, dengan Kamera Setara DSLR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • Halo Banten
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In