“Saya berharap peserta NHSMUN dari Tangsel dapat mengambil manfaat maksimal dari pengalaman ini dan membentuk karakter sebagai anak Al-Azhar dan anak Tangsel,” kata Benyamin.
Kepala Sekolah SMA Islam Al-Azhar BSD, Moch Mukrim, menjelaskan bahwa seluruh siswa peserta NHSMUN akan berangkat pada 27 Februari dan tinggal di Amerika Serikat hingga 13 Maret.
Kompetisi ini merupakan simulasi konferensi PBB terbesar dan bergengsi di mana mereka akan membahas isu-isu global dari perspektif Indonesia.
Moch Mukrim berharap kegiatan ini akan membantu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa melalui diplomasi, berpikir kritis, kemampuan bernegosiasi, berargumen, dan berbicara di depan publik.
Para siswa diharapkan dapat berkolaborasi dengan siswa dari berbagai negara dan memberikan kontribusi pemikiran terhadap pemecahan masalah global.
(Red)















