Jakarta,HALOBANTEN.COM- Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Coronary Care Unit (CCU) rumah sakit di Selangor, Malaysia, Minggu (18/9/2022). Beberapa hari sebelum tutup usia, dia sempat mengisi literasi media dan seminar sehari di Sumatra Barat.
Saat menjadi pembicara di acara itu, Azyumardi Azra mengingatkan agar dalam bekerja, media menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Azyumardi Azra juga berpesan supaya pers bertanggung jawab serta bekerja dengan mengedepankan integritas.
Pandangan itu dikemukakan Azyumardi Azra dalam literasi media dan seminar sehari tentang “Membedakan Media Profesional Dengan Media Abal-Abal di Tanah Datar”. Acara yang digelar di Tanah Datar, Sumatra Barat, pada Senin 12 September 2022 itu dihadiri sekitar 300 peserta.
Azyumardi Azra menuturkan, media abal-abal sering melakukan tindakan tidak terpuji. Ia mengimbau media seperti itu tak dilayani. “Mereka tidak menggunakan KEJ sebagai rujukan. Mereka sering menakut-nakuti. Ini bahaya dan jangan layani mereka,” ujar Azyumardi Azra dikutip dari laman dewanpers.or.id.
Azyumardi Azra pun mengajak masyarakat untuk membantu pers supaya bisa lebih baik lagi. Menurut dia, selayaknya masyarakat menerima media yang sudah tersertifikasi, berbadan hukum, dan berintegritas.
Seperti telah diberitakan, Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra, dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Coronary Care Unit (CCU) rumah sakit di Selangor, Malaysia, Minggu (18/9/2022). Sebelumnya, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan itu terkena serangan jantung dalam penerbangan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (17/9/2022).
Pesan kabar meninggalnya Dewan Pers Azyumardi Azra tersiar luas di media social. Berikut isi pesannya:















