Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM –
Anggota DPRD Kota Tangerang, Anggiat Sihotang, mendesak Pemerintah Kota, segera merealisasikan komitmennya merelokasi Pedagang Pasar Anyar ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Banten.
Tujuannya, supaya revitalisasi Pasar Anyar yang merupakan program pembangunan nasional segera terealisasi.
“Kalau memang sudah terjadi kesepakatan antara pedagang dan Pemkot, segera realisasikan relokasi tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi III yang membidangi keuangan dan perekonomian, Jumat (2/2/2024)
Jangan sampai, katanya, apa yang sudah menjadi policy pemerintah dengan para pedagang berubah.
Sebab policy itu keluar, biasanya sudah matang karena pembahasannya bersama dengan sejumlah dinas terkait.
Antara lain Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM.
“Relokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan ini harus segera Pemkot realisasikan,” tandas Anggian dari Fraksi NasDem.
Tujuannya supaya tidak menimbulkan keresahan dan konflik berkepanjangan.
Sebab, lanjut Anggiat, tertundanya revitalisasi Pasar Anyar yang anggarannya dari pemerintah pusat (Kementerian PUPR) sebesar Rp140 miliar itu, terjadi sejak tahun 2023 lalu.
Hal itu terjadi lantaran tidak ada kecocokan relokasi antara pedagang dan Pemkot Tangerang.
Sebagai informasi, dari 578 Pedagang Pasar Anyar, 563 di antaranya tetap bertahan.
Mereka berharap, Pemkot Tangerang memenuhi janjinya merelokasi pedagang ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar.
“Sampai kapanpun kami akan bertahan,” kata Wakil Ketua Paguyuban Pasar Anyar, Gufron Sulaiman.
Sebab, tuturnya, berdasarkan kesepakatan dengan pemkot Tangerang, dalam hal ini Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang (Nurdin) pada Tanggal 25 Januari 2024 lalu di Aula Kecamatan Kota Tangerang, Pemkot sepakat akan merelokasi pedagang akan ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.
Relokasi bukan lagi ke Plaza Shinta dan Mal Metropolis yang jauh dan sepi pembeli, baik itu pedagang basah maupun kering. (Cak)















