Tangerang, HALOBANTEN.COM – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Banten dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Head Tangerang menggelar pertemuan pada hari Jumat (17/5/2024) di BSD City Tangerang untuk membahas dampak kebijakan pembatasan kuota gas bagi industri di Banten.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk mengadakan pertemuan lanjutan dengan seluruh industri di Banten dalam waktu dekat.
Ketua DPP Apindo Banten, Yakub Ismail, mengungkapkan bahwa Apindo telah mengirimkan surat kepada PGN dua minggu sebelumnya untuk meminta pertemuan guna membahas dampak pemberlakuan kuota gas.
Dalam pertemuan tersebut, Apindo menyampaikan berbagai keresahan dan kesulitan industri akibat kebijakan pembatasan gas, termasuk dampak terhadap produksi dan ketenagakerjaan.
Yakub menjelaskan, kebutuhan gas sebagai alat produksi sudah menjadi salah satu yang utama bagi industry di Banten.
Kebijakan yang tidak populis dari penyedia gas, kata Yakub, pasti akan menimbulkan dampak besar bagi dunia usaha/industri.
Menanggapi hal tersebut, Area Head Tangerang PGN, Heny Purwati, menjelaskan bahwa PGN telah berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan gas bagi industri.















