HALOBANTEN, – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, menyelenggarakan sesi berbagi informasi dan presentasi produk kriya dan wastra yang ditujukan untuk pasar Jepang dan Taiwan. Acara daring yang berlangsung pada Kamis, 20 Maret ini, bertujuan untuk memberikan dorongan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri mereka dalam menembus pasar ekspor.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Perdagangan untuk membantu UMKM naik kelas dan memperluas jangkauan pasar mereka.
Sesi berbagi informasi mengenai peluang pasar ekspor di Jepang dan Taiwan dipandu oleh Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid. Narasumber yang hadir antara lain Atase Perdagangan RI Tokyo, Merry Indriasari; Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi (KDEI) Taiwan, Arif Sulistiyo; dan Senior Vice President PT Pos Indonesia (Persero), Lily Selanno, yang memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika pasar dan strategi ekspor.
Acara dilanjutkan dengan sesi presentasi produk kriya dan wastra pilihan kepada perwakilan perdagangan yang hadir. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), yang ditujukan bagi UMKM kriya dan wastra binaan Dekranas dan Dekranasda.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian; Wakil Ketua Harian 1 Dekranas, Loemongga Kartasasmita; Ketua Bidang Daya Saing Dekranas, Danti Budi Santoso; staf ahli Dekranas, pengurus Dekranas, pengurus Dekranasda Provinsi/Kota/Kabupaten, serta sekitar 400 pelaku UMKM kriya dan wastra.
Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi UMKM Indonesia untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka di pasar internasional, sekaligus memperkuat citra produk Indonesia di mata dunia. (*/kemendag)















