“Selama enam bulan berturut-turut sosialisasi dan pengobatan terkait TBC, kita kenali dulu ciri-cirinya kemudian kita ajak masyarakat untuk memeriksakan diri dalam pemeriksaan yang lebih simpel, lebih praktis, lebih cepat kemudian akurat,” jelasnya.
Ia menekankan kepada jajaran pemerintahan di kecamatan serta unit kesehatan puskemas untuk terus berkoordinasi terkait sosialisasi dan penanggulangan TBC di Kota Tangerang Selatan ini.
“Jadi jangan dianggap remeh, para Kepala Puskesmas saya minta segera koordinasi dengan camat, adakan rapat membahas bagaimana meningkatkan kesehatan lingkungan, mendeteksi sejak dini yang kemudian yang harus kita obati, kita tangani di puskesmas,”
tuturnya.
Benyamin berharap kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk bersama-sama sehatkan masyarakat di lingkungan Tangsel guna mencapai Indonesia emas tahun 2045 yang akan datang,
“Jadi kita harus yakin bahwa TBC bisa disembuhkan, justru jangan sampai menular, kenali ciri-cirinya, kenali gejalanya agar kita dapat mewujudkan Kota Tangsel yang sehat,” tutupnya
(Jek)















