JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Hidup memang penuh liku, dan dunia korporat Indonesia kerap menyajikan kejutan tak terduga. Di tengah hiruk pikuk hampir 300 juta penduduk, sebuah penunjukan di jajaran komisaris perusahaan negara berhasil mencuri perhatian: seorang penyanyi kini resmi menduduki posisi strategis. Lupakan sejenak pengalaman bisnis atau rekam jejak korporat, yang mungkin lebih relevan adalah kepiawaian di panggung dan jejak partisipasi dalam kampanye politik.
Ya, mantan vokalis band Nidji yang juga eks Ketua Umum PSI, Giring Ganesha, telah resmi ditunjuk sebagai Komisaris di anak usaha Garuda Indonesia, PT GMF AeroAsia. Penunjukan ini bukanlah bagian dari lelucon stand-up comedy, melainkan hasil keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Kamis, 5 Juni 2025.
Tentu, hal ini sah-sah saja, mengingat status GMF AeroAsia sebagai perusahaan pelat merah, yang dinamika bisnisnya mungkin sedikit berbeda dengan startup yang fokus pada Return on Investment (ROI) setiap detiknya.
Bersamaan dengan Giring, Oki Yanuar, seorang purnawirawan TNI AU, juga diangkat sebagai Komisaris Utama, menggantikan Dharmadi. Latar belakang Oki Yanuar yang merupakan eks Komandan Komando Pemeliharaan Materiil AU memang cukup relevan dengan bidang perawatan pesawat.
Namun, bagaimana dengan Giring? Spekulasi pun bermunculan. Akankah GMF AeroAsia kini lebih sering memproduksi jingle BUMN atau mengadakan konser peresmian hanggar? Siapa tahu, inovasi justru bisa datang dari panggung musik menuju hanggar pesawat.
Pada akhirnya, ini adalah BUMN. Rasionalitas bisnis seringkali dapat menyesuaikan diri dengan suasana politik yang sedang berlangsung. Apabila ini adalah perusahaan swasta, bisa jadi CV yang sama mungkin tidak akan lolos seleksi di meja HRD. (*/bbs)















