Cilegon, HALOBANTEN.COM — Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi kediaman atlet paralimpik asal Kota Cilegon, Handayani, Kamis (29/1/2026) malam. Kunjungan ke Lingkungan Temuputih, Kelurahan Ciwaduk, itu menjadi wujud penghormatan atas prestasi Handayani yang meraih medali emas cabang boccia klasifikasi BC1 pada ajang ASEAN Para Games 2026 di Thailand.
Dalam agenda tersebut, Gubernur hadir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Syaukani.
Andra Soni menyampaikan kebanggaan atas capaian Handayani yang menjadi satu-satunya atlet asal Provinsi Banten dalam kontingen Indonesia pada ajang tersebut. Menurutnya, prestasi itu membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi seseorang untuk berprestasi di tingkat internasional.
“Mewakili masyarakat Banten, saya menyampaikan selamat dan rasa bangga. Handayani mampu membawa nama Indonesia ke puncak prestasi di tingkat ASEAN,” ujar Andra Soni.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa Handayani saat ini menempati peringkat keempat dunia cabang olahraga boccia. Posisi tersebut menjadi modal penting menuju kejuaraan internasional berikutnya.
“Target selanjutnya menjaga peringkat agar dapat tampil pada Asian Para Games di Nagoya dan berlanjut ke Paralimpiade Los Angeles 2028. Semoga langkahnya selalu mendapat kemudahan,” katanya.
Terkait pembinaan atlet paralimpik, Andra Soni menjelaskan bahwa National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) memegang peran teknis utama. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memberikan dukungan moral serta membangun koordinasi agar prestasi atlet terus meningkat.
“Prestasi ini lahir dari kerja keras atlet dan pembinaan NPCI. Sebagai pemerintah daerah, kami bangga dan siap memberi dukungan,” tambahnya.
Handayani, kelahiran Cilegon, 5 Agustus 1996, dikenal sebagai atlet yang menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan. Ia menuntaskan pendidikan sarjana pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa tahun 2021.
Deretan Prestasi Handayani
Deretan prestasinya meliputi emas Peparnas XVI Papua 2021, medali pada ASEAN Para Games Solo dan Kamboja, serta perak Asian Para Games Guangzhou.
Handayani mengaku kunjungan Gubernur Banten menjadi motivasi tambahan baginya untuk menghadapi kompetisi mendatang. Saat ini, ia fokus menjalani latihan intensif hampir setiap hari dengan perhatian pada kondisi fisik dan mental.
“Perhatian ini sangat berarti bagi saya. Saya terus mempersiapkan diri melalui latihan rutin, menjaga pola makan, dan kesiapan mental agar tampil lebih tenang saat bertanding,” ujar Handayani.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap atlet paralimpik terus meningkat agar prestasi olahraga Indonesia berkelanjutan.
(Jar Kasih)















