Dengan begitu, tuturnya, penanganan akan lebih cepat dan risiko-risiko yang terjadi dapat diminimalisir.
Selanjutnya, ucap Ubed panggilan akrab Ubaidillah Ansar, seluruh pihak dapat mensosialisasikan masing-masing peta jalur evakuasi ke seluruh warga.
“Melihat kondisi rawan bencana, jalur evakuasi serta membangun budaya ‘Tangguh Bencana’ di lingkungan harus diperkuat,” tandasnya.
Bang Ubed juga mengimbau, dengan status siaga darurat bencana hidrometeorologi yang ditetapkan ini, masyarakat dapat terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan mitigasi di rumahnya dan di wilayahnya.
“Atas kondisi ini, masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk tetap tenang. Kuncinya adalah antisipasi dengan mitigasi yang benar,” paparnya. (Cak)















