Benyamin berpesan agar menjalankan kerjasama ini secara maksimal. “Jalankan kerjasama ini secara maksimal dengan baik dan layani masyarakat dengan baik. Saya sadar BUMD memiliki dua sisi: sisi sosial, yakni melaksanakan tugas pemerintah, serta sisi komersial atau bisnis. Saya yakin direksi mampu menjalani keduanya dengan kompak, selesaikan masalah melalui musyawarah,” tegasnya.
Kebutuhan Air di Tangsel 5.700 LPS
Direktur Utama PT PITS (Perseroda PITS), TB Hendra Suherman, mengatakan kerjasama ini merupakan upaya memenuhi kebutuhan air Tangerang Selatan.
“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari sejarah Tangsel dalam pelayanan air perpipaan. Kebutuhan airnya besar, mencapai lebih dari 5.700 LPS (liter per detik). Kerjasama ini hanya menyalurkan 990 LPS, masih jauh dari kebutuhan,” kata Hendra.
Hendra juga memaparkan rencana pengembangan: “Nanti tahun 2028, lanjut lagi, ada kemungkinan tambahan 650 LPS. Tahun 2031, ada potensi dari Kariantimur melalui kerjasama KPBU sebesar 1.150 LPS. Bahkan jika menjumlahkan semua, termasuk layanan dari TKR, kebutuhan air di Tangsel masih kurang, sekitar 1.500 LPS lagi.”
(Alif/Jek/Red)















