sampaikan meliputi etika jurnalistik, kode etik profesi, struktur organisasi pers, hingga pola kerja perusahaan media.
“Wartawan terikat kode etik. Saat menjalankan tugas, wartawan wajib bersikap profesional dan menghormati hak-hak narasumber,” tutur Sangki.
Sangki juga merincikan nilai-nilai berita yang mencakup aktualitas, kedekatan, kepentingan, tokoh sentral, konflik, keadaan luar biasa, human interest, dan dampak berita. Ia pun menjelaskan secara gamblang tentang independensi dan tanggung jawab pers.
Di sesi berikutnya, Wakil Pimpinan Redaksi Lensa Metro, Romdoni, turut menjadi narasumber dengan fokus pada teknis penulisan berita. Romdoni membeberkan proses berita secara menyeluruh, mulai dari tahap wawancara, penulisan, penyuntingan, hingga akhirnya siap terbit.
Pada puncak acara, peserta terbagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok terlibat dalam simulasi konferensi pers dan wawancara cegat (doorstep). Hasil wawancara simulasi tersebut, selanjutnya peserta tulis dan diskusikan dalam kelompok, meniru dinamika rapat redaksi sesungguhnya.
(Jek/Red)















