Bali, HALOBANTEN.COM – Persita Tangerang berjuluk Pendekar Cisadane gagal mendapatkan poin saat melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Kabupaten Gianyar, Bali, Senin malam.
Persita Tangerang habis dilibas 0-3 atas Bali United pada laga pekan ke-17 Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 tersebut.
Pada laga tersebut, tuan rumah tak mau menyia-nyiakan kesempatan dan bermain sangat agresif usai wasit Ryan Nanda Saputra meniup peluit tanda babak pertama dimulai.
Awalnya, kedua tim terlihat saling menyerang. Terlebih saat tim pendekar Cisadane yang dipimpin Divaldo Da Silva mendapat kesempatan melalui penalti pada menit ke-7. Sayangnya, kesempatan itu gagal dimaksimalkan oleh Persita Tangerang. Striker Ramiro Fergonzi gagal menembus gawang Bali United.
Kiper Adilson Maringga berhasil menghalau bola yang diarahkan lawan tepat ke gawangnya.
Sejak pertama dimulainya laga, kedua tim saling menampilkan pertahanan dan serangan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua laga, Bali United mulai tancap gas dah terlihat lebih agresif.
Di menit ke-48 babak kedua laga, Bali United sukses unggul 1-0 setelah Ilija Spasojević memanfaatkan umpan dari Privat Mbarga.
Disusul Irfan Jaya berhasil menjebol gawang Persita Tangerang pada menit ke-76. Skor pun bertambah menjadi 2-0.
Tak puas sampai di situ, Bali United semakin gencar lakukan serangan. Tepat di menit ke-93 perpanjangan waktu, pertahanan Persita Tangerang Kembali dijebol lewat tendangan Yabes Roni sehingga Bali United unggul menjadi 3-0 atas Persita Tangerang. Skor bertahan hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.
Atas kemenangan itu, Bali United berhasil mengumpulkan 30 poin dan berada di peringkat keenam tabel BRI Liga 1.
Pelatih Persita Tangerang, Divaldo Alves, sangat menyayangkan kegagalan timnya dalam memanfaatkan momentum tersebut.
Pada laga itu, Pendekar Cisadane mestinya bisa unggul lebih dulu dari bali United pada babak pertama saat wasit memberi hadiah penalti kepada Persita.
Divaldo Alves mengakui dari awal pertandingan memang sangat berat. Padahal ada momentum di babak pertama saat penalty.
“Tapi itulah sepak bola. Apapun bisa terjadi,” kata Divaldo Alves usai pertandingan.
Meski tak mampu menjebol gawang Bali United, Divaldo Alves tetap mengklaim jika timnya sudah bermain bagus di babak pertama laga.
Kemudian di babak kedua ada perubahan pada pemain tim lawan hingga berhasil menguasai jalannya laga.
(Red)















