Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari provokasi yang dapat memecah belah bangsa, sembari menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk terus maju.
“Indonesia terlalu kuat, terlalu kaya, dan terlalu besar untuk dirusak. Swasembada pangan dan energi adalah kunci utama pengendalian inflasi,” ucapnya.
Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan ekonomi global, perang dagang, dan konflik internasional.
Pada Triwulan III-2024, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,95 persen secara tahunan, dengan inflasi November 2024 tercatat hanya 1,55 persen secara tahunan, salah satu yang terendah di dunia.
“Inflasi yang rendah ini mencerminkan daya tahan ekonomi kita, dengan konsumsi masyarakat terjaga, ekspor meningkat, dan neraca perdagangan surplus,” ungkap Sri Mulyani.
Pemda Harus Waspadai Kenaikan Inflasi Akhir Tahun
Sementara. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah untuk terus menjaga laju inflasi, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Meski inflasi nasional pada November 2024 terkendali di angka 1,55 persen, ia menegaskan pentingnya menjaga inflasi tetap berada dalam target 1,5–3,5 persen.















