Tangerang Selatan Tuntaskan Penataan Kawasan Kumuh di 44 Lokasi

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) sedang melanjutkan program Penanganan Kawasan Kumuh di enam Kecamatan setelah menyelesaikan penanganan di Kecamatan Pamulang dan Ciputat pada tahun anggaran 2023.

Program ini kini difokuskan pada tujuh titik dengan luas total 25,28 hektar.

Anung Indra Kumara, Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkimta Kota Tangsel, menjelaskan bahwa penanganan sebelumnya di Pamulang dan Ciputat menggunakan anggaran APBD 2023 sebesar Rp13,2 miliar dan Rp14,6 miliar masing-masing.

BACA JUGA

Program ini dilanjutkan sesuai Surat Keputusan Wali Kota tahun 2021 tentang Penanganan Kawasan Kumuh di Kota Tangsel, yang mencakup 44 lokasi di enam kecamatan dengan luas total 105,2 hektar.

Pada tahun anggaran 2024, fokus penanganan kawasan kumuh berpusat di tujuh kelurahan, termasuk Jelupang, Kedaung, Rawa Mekar Jaya, Cilenggang, Lengkong Gudang Timur, Muncul, dan Buaran.

Setiap titik penanganan membutuhkan dana rata-rata Rp5-6 miliar, dengan berbagai kegiatan seperti penataan jalan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), serta pembuatan ruang terbuka hijau.

Aries Kurniawan, Kepala Dinas Perkimta Kota Tangsel, menegaskan bahwa pengentasan kawasan kumuh merupakan strategi utama Pemerintah Kota Tangsel untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi warganya.

Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dasar sebagai sarana untuk pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Perbaikan fisik kawasan kumuh dilakukan dengan mempertimbangkan karakter dan struktur sosial masyarakat setempat, dengan harapan dapat mengubah citra Tangsel menjadi kota modern yang berkembang. (Red)

BERITA LAINNYA