Dalam kondisi itu, pelaku masih sempat lakukan perlawanan.
Sambil memegang Senpi, pelaku yang masih memakai helm mengeluarkan tembakan.
Tembakan terakhir dia arahkan ke langit biru.
Diduga pelurunya sudah habis, pelaku pun melemparkan Senpi ke jalan dan mengangkat tangan tanda menyerah.
Di saat itulah warga dan security komplek dari berbagai arah langsung mengepung pelaku.
Salah satu warga berusaha menabrakkan motornya ke arah pelaku hingga pelaku jatuh ke parit.
Tidak lama, puluhan warga datang dan menghakimi pelaku menggunakan benda seadanya.
“Ayo hajar, hayo hajar, pelaku bawa pistol,” teriak seorang warga yang berlari menghampiri pelaku sambil merekam menggunakan kamera ponselnya.
Masa menghujani pelaku menggunakan batu, kayu dan benda lainnya yang ada di lokasi kejadian.
Warga Amankan Senpi Milik Pelaku
Setelah pelaku tidak berdaya, warga mengangkat pelaku dari parit dan membiarkannya tergeletak di jalan.
“Amanin pistolnya, amanin pistolnya, pelaku dua-duanya bawa pistol,” ucap warga yang merekam penangkapan pelaku.
Dalam rekaman video, belum terlihat satupun polisi berseragam.
Yang tampak hanya puluhan warga dan security setempat.
Salah satu warga mengamankan sepucuk Senpi warna metalik dan ia bungkus pakai kertas.
Sementara, motor pelaku bernomor polisi B 4019 MNG warga biarkan tergeletak di parit.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil Sahril tidak membalas pertanyaan wartawan saat awak media mengkonfirmasi melalui pesan Whatsapp.
Kapolsek Kelapa Dua Kompol Gusprihatin Zen membenarkan adanya kejadian itu.
Dia menyatakan bahwa polisi berhasil mengamankan salah satu dari dua pelaku.
(Jek/Red)

















