Tangsel, HALOBANTEN.COM- Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyiagakan 450 personelnya untuk mengamankan dan mengawal pergerakan massa demonstran dari wilayah itu yang akan bertolak ke gedung DPR RI di Jakarta.
Diketahui, hari ini Selasa (06/9/2022), massa mahasiswa akan berunjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak.
“Polisi disiagakan di tujuh titik perbatasan wilayah Tangsel dan di stasiun kereta api (KRL),” ujar Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu.
Tujuh titik lokasi pengamanan, tiga merupakan wilayah perbatasan Tangsel. Antara lain di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten/Kota Tangerang tepatnya di Tol Bitung. Kemudian perbatasan Tangsel dengan Depok di kawasan Jalan RE Marthadinata Pamulang dan perbatasan Tangsel dengan Jakarta di kawasan Sandratex, Ciputat Timur.
Sementara, empat titik lainnya merupakan stasiun KRL yang berada di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, yakni Stasiun Jurang Mangu, Stasiun Sudimara, Stasiun Pondok Ranji, dan Stasiun Rawa Buntu.
Pengamanan ini bukan untuk melarang massa berdemo di Jakarta, melainkan untuk meminimalisasi jumlah peserta yang akan dikawal menuju Gedung DPR.
Sarly Sollu menegaskan, sejumlah ruas jalan arteri, stasiun kereta dan wilayah perbatasan Tangsel, menjadi perhatian personel Polisi yang diterjunkan dalam mengawal aksi pengunjuk rasa hari ini.















