Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
Halo Banten
Advertisement
  • HEADLINE
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
  • HEADLINE
  • PROVINSI BANTEN
  • NASIONAL
  • RAGAM
  • BISNIS
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • INDEKS
No Result
View All Result
Halo Banten
No Result
View All Result

Arema FC vs Persebaya Ricuh, 127 Orang Tewas, 180 Orang Dirawat

by Admin Halo Banten
2 Oktober 2022
in NASIONAL, OLAHRAGA

Malang, HALO BANTEN – Pertandingan BRI Liga 1 pekan ke-11 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, berakhir rusuh. Sebanyak 127 orang dikabarkan tewas dalam insiden tersebut.

Kericuhan terjadi usai laga yang berlangsung Sabtu 01/10/2022 malam. Kerusuhan hingga mengakibatkan ratusan korban jiwa itu terjadi setelah Persebaya Surabaya berhasil menaklukan tuan rumah Arema FC 3-2. Kekalahan itu membuat suporter Arema FC Aremania kecewa.

Baca Juga:

Raker Pokja WHTR Fokus Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis Tangerang Raya

Raker Pokja WHTR Fokus Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis Tangerang Raya

Denis FC Tembus Perempat Final Pakujaya Cup XI Usai Tekuk Diklat Pakujaya

Denis FC Tembus Perempat Final Pakujaya Cup XI Usai Tekuk Diklat Pakujaya

Puncak kekecewaan itu ditumpahkan Aremania setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Para suporter Aremania menaiki pagar, masuk ke lapangan, kemudian disusul suporter lain.

Melihat situasi tidak kondusif, para pemain dari dua tim kesebelasan bergegas masuk ke ruang ganti

Sejak saat itulah, para suporter yang kecewa turun ke lapangan hingga kerusuhan pun tak terhindarkan di arena stadion. Bentrokan antar kedua kubu pendukung tak terelakan.

Para suporter merusak beberapa kelengkapan stadion hingga mobil polisi.

Dalam banyak video yang beredar, terlihat dua mobil kepolisian memang sudah terbakar dan terguling di area sentle ban Stadion Kanjuruhan.

Dalam tragedi itu, dikabarkan 127 orang meninggal dunia. Termasuk anggota kepolisian.

Selain 127 orang tewas, ada seratusan warga yang juga masih dalam perawatan.

Bentrokan bukan hanya terjadi di dalam arena stadion. Di luar stadion pun bentrokan pecah.

Situasi di dalam Stadion Kanjuruhan semakin kacau saat kericuhan terjadi. Terlebih lagi, setelah pihak keamanan menembakkan gas air mata ke bagian bawah pagar pembatas.

Nahasnya, asap gas air mata yang mereka lontarkan mengarah ke tribun dan mengepul di sisi selatan. 

Asap tersebut disinyalir menjadi penyebab suporter sesak napas dan pingsan, bahkan memakan korban jiwa.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam konferensi pers di Malang, Minggu (2/10/2022) mengatakan banyak korban jiwa ini terjadi akibat pecahnya kerusuhan seusai lontaran gas air mata ditembakkan untuk menghalau ribuan Aremania yang ingin merangsek ke lapangan.

“Para penonton turun ke tengah lapangan, dan berusaha mencari para pemain untuk menanyakan kenapa sampai kalah, atau melampiaskan. Karena itu, pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan, dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan,” ucap Irjen Pol Nico Afinta saat berada di Mapolres Malang, pada Minggu dini hari (2/10/2022).

Nico menyebutkan, saat itu timnya mencoba memberikan imbauan dengan cara persuasif. Namun, cara itu tak berhasil. Alhasil, massa kian beringas menyerang dan merusak mobil kepolisian.

“Upaya pencegahan sampai dilakukan gas air mata, karena sudah merusak mobil (polisi) dan akhirnya gas air mata disemprotkan,” tuturnya kembali.

Dari sanalah akhirnya ribuan Aremania yang masih berada di tribun panik dan mencari pintu keluar. Puncaknya ketika mereka berebut menuju pintu 10 dan 12 sehingga terjadi penumpukan dan terjadi tragedi ratusan orang meninggal dunia.

Dari 40.000 penonton yang hadir, kurang lebih tidak semuanya anarkis tidak semuanya kecewa, hanya sebagian yaitu sekitar 3 ribuan yang masuk turun ke tengah lapangan. Sedangkan yang lainnya tetap mereka yang di atas.

Akibatnya ada 127 orang tewas, 34 di antaranya meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan sebelum sempat dievakuasi ke rumah sakit. Sementara itu, 94 orang lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Saat ini total ada 180 orang yang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit mulai dari RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, dan beberapa rumah sakit di Kota Malang.

“Masih ada 180 orang yang masih dalam proses perawatan,” tukasnya. (TIM/RED)

Tags: BRI LIGA 1
Previous Post

Jumat Keramat, Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati Ditahan di Rutan Mabes Polri

Next Post

Tragedi Kanjuruhan Telan Ratusan Korban Jiwa, Jokowi Beri Atensi Ini Kepada Menkes, Kapolri, PSSI Hingga Gubernur Jatim

BERITA LAINNYA

Dejan FC Singkirkan Khana Sparta, Tiket Perempat Final Pakujaya Cup 2026 Dalam Genggaman
OLAHRAGA

Dejan FC Singkirkan Khana Sparta, Tiket Perempat Final Pakujaya Cup 2026 Dalam Genggaman

...

BBP Putra Lolos ke Perempat Final Pakujaya Cup, Bayu Endarianto Sebut Denis FC Lawan Ideal
OLAHRAGA

BBP Putra Lolos ke Perempat Final Pakujaya Cup, Bayu Endarianto Sebut Denis FC Lawan Ideal

...

Pemprov Banten Ajukan Perampingan Dua OPD ke Kemendagri, PUPR Berpotensi Pecah Jadi Dua Dinas
NASIONAL

Pemprov Banten Ajukan Perampingan Dua OPD ke Kemendagri, PUPR Berpotensi Pecah Jadi Dua Dinas

...

KONI Tetapkan Banten-Lampung Tuan Rumah PON XXIII 2032
OLAHRAGA

KONI Tetapkan Banten-Lampung Tuan Rumah PON XXIII 2032

...

KONI Sebut Banten Siap Gelar PON 2032, Infrastruktur dan Venue Jadi Kekuatan Utama
OLAHRAGA

KONI Sebut Banten Siap Gelar PON 2032, Infrastruktur dan Venue Jadi Kekuatan Utama

...

Tusuk Sate Singkirkan Si Eneng Lewat Adu Penalti Sengit di Pakujaya Cup 2026
OLAHRAGA

Tusuk Sate Singkirkan Si Eneng Lewat Adu Penalti Sengit di Pakujaya Cup 2026

...

KNPI Serpong Utara Tersingkir Lewat Adu Penalti di Pakujaya Cup 2026
OLAHRAGA

KNPI Serpong Utara Tersingkir Lewat Adu Penalti di Pakujaya Cup 2026

...

Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAM Gelar PKM di SMPIT Nurhanifa Bogor, Dorong Sekolah Ramah Anak Tanpa Bullying
NASIONAL

Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAM Gelar PKM di SMPIT Nurhanifa Bogor, Dorong Sekolah Ramah Anak Tanpa Bullying

...

Marthen Selamet Susanto Jabat Sekjen PWI Pusat, Anggota PWI Tangsel Hari W/Kibo Bidangi Pengelolaan Aset
NASIONAL

Marthen Selamet Susanto Jabat Sekjen PWI Pusat, Anggota PWI Tangsel Hari W/Kibo Bidangi Pengelolaan Aset

...

Gondang Jadi Penyelamat, Sedulur FC Lolos Dramatis ke 16 Besar Pakujaya Cup
OLAHRAGA

Gondang Jadi Penyelamat, Sedulur FC Lolos Dramatis ke 16 Besar Pakujaya Cup

...

Load More

POPULER

  • Jalan Tol Baru Banten

    Tol Baru Rp23 Triliun di Banten Segera Hubungkan 2 Provinsi, Perjalanan Langsung Ngebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang di Taman Jajan BRIN/Puspiptek “Diusir Paksa” Penguasa Wilayah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas SDABMBK Tangerang Selatan Bangun Tandon Puri Bintaro Indah Untuk Atasi Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IndexPolitica Prediksi 9 Parpol Melenggang ke Senayan, PSI Bikin Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Muncul Tangsel Nekat Gali Makam Ibu di TPBU Sengkol, Diduga Dipicu Konflik Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Isu Demo di DPRD Tangsel Senin 1 September, Sejumlah Sekolah Berlakukan PJJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Perubahan pada Kulit, Bisa Jadi Peringatan Awal Diabetes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Laman

  • HEADLINE
  • IKLAN
  • INDEKS
  • KONTAK
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

No Result
View All Result
  • HOME
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA
  • NASIONAL
  • BISNIS
  • RAGAM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • INDEKS

Copyright ©2022 halobanten.com All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In