Jakarta – Dalam semangat menyambut bulan Ramadan 1445 H, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Muslim Sinar Mas (YSMS) dan APP Group untuk membagikan 2.000 eksemplar mushaf Al-Quran secara cuma-cuma kepada lembaga-lembaga yang memerlukan, khususnya pondok pesantren, masjid, dan mushollah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Sinar Mas yang telah memberikan sumbangan setiap tahun kepada ICMI. Tahun ini, kami sangat bersyukur atas wakaf 2.000 mushaf Al-Quran dan terjemahannya yang kami salurkan kepada umat di masjid dan pesantren yang membutuhkannya,” kata Ketua Umum ICMI, Arif Satria pada Senin (18 Oktober 2024) di Kantor Pusat ICMI, Jakarta, saat menerima serah terima 2.000 mushaf dari YSMS.
Arif berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan didukung oleh YSMS dalam penyaluran mushaf Al-Quran kepada masyarakat yang membutuhkannya. “Kami bersyukur karena mushaf yang dicetak oleh Sinar Mas menggunakan kertas terbaik dan isinya telah diverifikasi oleh Kementerian Agama. Bahkan, kualitas bahan yang kami terima sama dengan mushaf yang digunakan di Masjidil Haram,” tambah Arif di hadapan petinggi YSMS, Saleh Husin, yang didampingi oleh Penasihat Yayasan, Jendral Polisi (Purn) Badrodin Haiti, dan jajaran pimpinan lainnya.
Arif juga mengucapkan terima kasih atas sumbangan tersebut atas nama ICMI kepada jajaran pimpinan YSMS. “Terima kasih Pak Saleh, kami dari ICMI mengapresiasi sumbangan ini, dan semoga kerja sama ICMI dengan Sinar Mas semakin kuat demi kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Kualitas kertas yang digunakan untuk mushaf tersebut juga menjadi perhatian Saleh Husin, Pimpinan YSMS. “Dengan ucapan Bismillahirahmanirahim, dua ribu mushaf dari Sinarmas kepada ICMI diserahkan Alhamdulillahi Rabbil Alamin,” ucapnya.
Saleh berharap bahwa kegiatan wakaf Al-Quran ini dapat memberikan manfaat bagi umat. “Mushaf Al-Quran ini dilengkapi dengan terjemahannya, sehingga pembacanya dapat langsung memahami isi dan maknanya,” katanya.
Menyinggung mengenai kualitas kertas yang digunakan, Saleh menyatakan bahwa kertas yang digunakan sama baiknya dengan yang digunakan oleh negara-negara Timur Tengah, karena kertas tersebut juga diproduksi oleh Sinar Mas. “Kertas ini khusus untuk mushaf, bukan kertas biasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saleh menekankan bahwa meskipun teknologi Al-Quran digital telah tersedia, masih banyak masyarakat di daerah terpencil yang lebih membutuhkan mushaf Al-Quran fisik. “Meskipun Al-Quran bisa dibaca melalui HP, namun masih banyak masyarakat desa yang menginginkan kehadiran Al-Quran secara fisik. Kehadirannya memiliki makna tersendiri,” ujarnya.
Saleh berharap bahwa mushaf-mushaf tersebut dapat disalurkan ke berbagai tempat seperti masjid, musholla, dan tempat lain yang membutuhkan. Selain distribusi Al-Quran, ICMI juga mengadakan rangkaian kegiatan Ramadan seperti Silaturahmi Ramadan Keliling (Sitarling), Peluncuran Aplikasi ZIS online, pembinaan UMKM, literasi dakwah digital, dan Summit Ulumul Qur’an serta acara puncak Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Al-Azhar Kebayoran, Jakarta.
ICMI berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. Dengan prinsip Islam dan ke-Indonesiaan sebagai landasannya, ICMI akan terus aktif dalam mendorong kebaikan bagi bangsa dan negara. (Red)















