Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Puluhan mobil angkutan sampahmobil angkutan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan (DLH Tangsel) terpantau berjejer di sepanjang Jalan Tekno Widya, Setu, mulai dari bundaran Tekno hingga gerbang masuk kawasan pergudangan, Rabu (7/5/2025).
Keberadaan mobil pengangkut sampah DLH Tangsel itu memicu keluhan dari masyarakat, terutama pengguna jalan raya.
Keberadaan mobil pengangkut sampah DLH Tangsel ini menimbulkan aroma tidak sedap yang mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan.
Warga dan para pekerja di sekitar lokasi menyampaikan keresahan mereka terkait kondisi ini.
Bau kurang sedap yang berasal dari muatan sampah di dalam mobil pengangkut sampah DLH Tangsel menciptakan suasana yang tidak nyaman, terutama saat jam-jam ramai.
Andri, seorang pekerja di sekitar lokasi, mengungkapkan ketidaknyamanannya akibat bau menyengat dan kondisi beberapa truk yang dinilai tidak layak hingga sampah berserakan.
Antre Masuk TPA Cipeucang
Para pengemudi mobil pengangkut sampah DLH Tangsel yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa mereka terpaksa menunggu di bundaran karena tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang sedang dalam kondisi penuh.
Salah seorang sopir yang enggan disebut namanya menjelaskan bahwa biasanya mereka langsung menuju TPA Cipeucang, namun karena keterbatasan kapasitas saat ini, mereka harus antre.
Waktu tunggu ini pun tidak menentu, terkadang bisa mencapai berjam-jam.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah truk pengangkut sampah DLH Tangsel berjajar di tepi Tekno, sementara para sopir menunggu giliran.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai efisiensi sistem pengelolaan sampah di Tangerang Selatan.
Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan sampah.
(Alif/Jek/Red)















