Tangerang, HALOBANTEN.COM — Kebakaran melanda sebuah bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, RT 007/RW 003, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (30/5/2026) siang. Peristiwa tersebut menewaskan seorang wanita yang hingga kini masih menjalani proses identifikasi oleh pihak kepolisian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.26 WIB dari seorang warga bernama Sudarjo. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran Mako Curug dan Pos Tigaraksa untuk menuju lokasi kejadian.
Dugaan Berawal dari Aktivitas Pengelasan
Berdasarkan hasil asesmen awal, dugaan sementara sumber api berasal dari aktivitas pengelasan di bengkel yang berada di lokasi kejadian. Saat proses pengelasan berlangsung, mesin las diduga mengalami ledakan yang kemudian memicu percikan api.
Selanjutnya, kobaran api dengan cepat menghanguskan area bengkel sebelum menjalar ke warung sembako yang berada tepat di samping bangunan tersebut. Kondisi bangunan yang berdempetan membuat api semakin mudah menyebar ke bagian toko lainnya.
Seorang warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api semakin besar kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Kabupaten Tangerang.
Petugas Temukan Korban di Dalam Toilet
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 14.41 WIB atau 15 menit setelah terima laporan. Upaya pemadaman dan pengamanan area berlangsung hingga pukul 15.35 WIB.
Saat proses penanganan berlangsung, petugas menemukan seorang wanita yang terjebak di dalam toilet ketika kebakaran terjadi. Korban meninggal dunia dan saat ini identitasnya masih menunggu hasil pendataan serta pemeriksaan kepolisian.
BPBD Kabupaten Tangerang mencatat taksiran kerugian material akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp150 juta. Sementara itu, tidak terdapat laporan korban luka berat maupun luka ringan dalam peristiwa tersebut.
Untuk menangani kebakaran, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Curug dan satu unit dari Pos Damkar Tigaraksa.
Hingga penanganan berakhir, petugas memastikan situasi lokasi kejadian telah aman dan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
(JAR)















