Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Seorang penjaga konter berinisial F (20) menjadi korban penipuan dengan modus operandi dua wanita paruh baya yang berpura-pura sebagai pelanggan.
Insiden penipuan ini terjadi beberapa hari lalu di wilayah Cilenggang Serpong Tangerang Selatan, Banten, mengakibatkan kerugian finansial bagi F yang terpaksa menombok dari tabungannya sendiri.
Awal mula penipuan terjadi ketika kedua pelaku meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang, yakni Rp300 ribu, ke sebuah nomor rekening yang mereka berikan.
Korban mengaku telah berulang kali melakukan konfirmasi kepada pelaku terkait kebenaran informasi tersebut sebelum melakukan transfer.
Setelah transfer berhasil dilakukan, kedua pelaku melancarkan aksi penipuan mereka dengan menyatakan bahwa nomor rekening yang diberikan adalah salah.
Lalu pelaku memaksa F untuk mengirimkan uang kembali.
Korban F menolak permintaan tersebut karena merasa sudah melakukan konfirmasi sebelumnya.
Namun, karena terus didesak, F akhirnya terpaksa mengirimkan dana kembali, yang membuatnya harus menanggung kerugian dari uang pribadinya.
Korban merasa sangat kecewa atas kejadian penipuan ini, terutama karena uang yang hilang tersebut merupakan tabungannya yang rencananya akan digunakan untuk memulai usaha.
Hingga saat ini, korban belum melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap potensi penipuan dengan modus serupa yang semakin sering terjadi di wilayah Tangerang Selatan.
Berbagai modus penipuan telah terdeteksi, termasuk modus salah transfer dan penipuan yang mengatasnamakan kerabat untuk meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.
(Alif/Jek/Red)















