BANTEN, HALOBANTEN.COM – Ada kabar mengejutkan nih dari dunia Aparatur Sipil Negara (ASN). Seorang guru ASN di Kabupaten Lebak, Banten, kena sanksi berat: dipecat tidak hormat! Usut punya usut, alasannya bikin geleng-geleng kepala: doi terlibat parah dalam praktik judi online (judol) jenis slot! Duh, kok bisa ya?
Awal Mula ‘Petaka’ Judol: Bolos Kerja, Utang Menumpuk
Kejadian pemecatan ini sebenarnya terjadi di tahun 2024, tapi baru terungkap detailnya sekarang. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi pada BKPSDM Lebak, Bapak Iqbaludin, buka suara soal kasus ini.
“Awalnya kami dapati yang bersangkutan sering tidak masuk kantor. Setelah diselidiki, ternyata dia punya banyak utang gara-gara kecanduan judi online,” ungkap Iqbaludin pada Minggu (20/7/2025).
Menurutnya, sang guru awalnya sempat hoki dan menang main judol. Tapi ya gitu deh, namanya juga judi, ujung-ujungnya pasti buntung! “Lama-kelamaan, banyak orang yang datang menagih utang ke kantornya. Akibatnya, dia makin sering bolos kerja,” tambah Iqbaludin. Waduh, udah kerjaannya bolong, malu juga di kantor dikejar-kejar penagih utang. Lengkap deh penderitaannya!
Warning Keras: Judol Bikin Karier Hancur, Rumah Tangga Amburadul
Untungnya, kata Iqbaludin, hingga pertengahan 2025 ini belum ada lagi kasus ASN Lebak yang terjerat judol slot. Tapi, kasus ini jadi peringatan keras buat semua ASN!
“Banyak kasus ASN yang rumah tangganya berantakan karena terlibat judol. Kalau sampai terbukti, mereka bisa kena sanksi disiplin berat sampai pemecatan!” tegas Iqbaludin.
Makanya, BKPSDM Lebak gencar banget ngingetin para ASN di lingkungannya: jauhi judi online!
“Kalau sudah terlanjur, segera berhenti. Bagi yang belum pernah, jangan coba-coba!” pesannya.
Ayo Awasi Bareng! Kalau Ada ASN Main Judol, Langsung Lapor!
Bapak Iqbaludin juga ngajak masyarakat buat ikutan ngawasi nih. Kalau kamu tahu ada ASN yang main judol slot, jangan ragu buat laporin ke BKPSDM!
“Silakan laporkan ke kami. Akan kami periksa dan mintai keterangan. Tugas kami itu melakukan pembinaan, bukan membinasakan,” jelasnya.
Biasanya sih, penanganan awalnya bakal diurus dulu sama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tempat ASN itu kerja, baru nanti dilanjutin ke BKPSDM.
Jadi, buat para ASN di mana pun berada, jangan sekali-kali deh mendekati judi online! Selain merusak karier, juga bisa menghancurkan masa depan dan kebahagiaan keluarga. Sayang banget kan? Yuk, jadi ASN yang bersih dan berintegritas! (*/bbs)















