Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Program Sekolah Gratis (PSG) yang Pemerintah Provinsi Banten hadirkan untuk sekolah swasta terbukti mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan swasta. Kebijakan yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur Banten Andra Soni tersebut juga memperkuat daya saing sekolah swasta di tengah tingginya minat calon siswa terhadap sekolah negeri.
Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Buyung Tarmidzi, menyampaikan hal itu usai menerima kunjungan Gubernur Banten Andra Soni, Selasa (2/6/2026).
Menurut Buyung, SMA PGRI 56 Ciputat mulai menjalankan Program Sekolah Gratis sejak tahun pertama pelaksanaannya untuk siswa kelas X. Sejak saat itu, jumlah pendaftar mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Sebelum program ini berjalan, jumlah siswa baru sekitar 60 orang. Setelah PSG berjalan tahun lalu, jumlah siswa kelas X meningkat menjadi 90 orang. Saat ini total siswa kelas X dan XI mencapai 146 orang,” ujar Buyung.
Selain itu, peningkatan jumlah peserta didik turut berasal dari calon siswa yang belum memperoleh kursi pada sejumlah SMA negeri di wilayah Ciputat. Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi sekolah swasta untuk menjadi pilihan masyarakat.
Buyung menilai perluasan Program Sekolah Gratis pada tahun kedua, yang kini mencakup siswa kelas XI, dapat mendorong tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme.
Karena itu, ia optimistis mutu sekolah swasta akan semakin berkembang dan mampu sejajar dengan sekolah negeri pada masa mendatang.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Program Sekolah Gratis memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.
Atasi Keterbatasan Kuota
Menurutnya, program tersebut membantu sekolah swasta mengatasi persoalan keterbatasan kuota siswa sekaligus meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Andra menjelaskan peningkatan jumlah siswa juga berpengaruh terhadap besaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sekolah terima. Dana tersebut dapat sekolah manfaatkan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan.
“Termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan para guru,” kata Andra.
Ia menambahkan, Program Sekolah Gratis merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
Menurut Andra, pendidikan menjadi kebutuhan dasar yang harus pemerintah penuhi guna mencetak generasi unggul dan memiliki daya saing.
“Program Sekolah Gratis hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” ujarnya.
(JAR)















