Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Santunan Anak Yatim Pegadaian UPS Pondok Jaya mempertegas komitmen sosial perusahaan di Tangerang Selatan, Senin (29/6/2026).
Selain itu, Santunan Anak Yatim Pegadaian UPS Pondok Jaya juga memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG.
PT Pegadaian (Persero) Unit Pelayanan Syariah (UPS) Pondok Jaya menggelar kegiatan sosial bagi puluhan anak yatim.
Kegiatan berlangsung di Kantor Pegadaian Cabang Pelayanan Syariah (CPS) Pondok Aren.
Jajaran manajemen Pegadaian hadir bersama tokoh masyarakat dan anak-anak yatim dari sekitar wilayah operasional.
Pegadaian menyalurkan santunan tunai serta perlengkapan ibadah kepada para penerima manfaat.
Selanjutnya, panitia juga menggelar edukasi literasi keuangan syariah bagi anak-anak.
Panitia turut menerapkan konsep ramah lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Unit UPS Pondok Jaya, Putri Utami Dewi, menegaskan kegiatan ini bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Menurut Putri, Pegadaian ingin memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan manfaat sosial,” ujar Putri.
Ia menambahkan, panitia juga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama acara.
Langkah itu, menurutnya, mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Pemimpin Cabang CPS Pondok Aren, Cepi Kurnia Nugraha, menyoroti pentingnya transparansi program sosial.
Ia menilai kolaborasi antarunit memperkuat tata kelola perusahaan.
Cepi memastikan seluruh penyaluran dana berjalan transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga amanah para pemangku kepentingan.
Selain itu, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga penerima.
Cepi juga berharap anak-anak yatim terus semangat meraih prestasi.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, memberi apresiasi atas inisiatif tersebut.
Menurut Maryono, integrasi ESG kini menjadi kebutuhan utama perusahaan.
Ia menegaskan Pegadaian terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui strategi terukur.
Maryono menyebut kegiatan sosial seperti ini menjadi wujud nyata pilar sosial perusahaan.
Karena itu, Pegadaian ingin tumbuh bersama masyarakat.
Pegadaian juga ingin memastikan kemajuan bisnis sejalan dengan peningkatan kualitas hidup sosial.
(LIF)

















