Tangerang, HALOBANTEN.COM — Hujan deras yang datang bersama angin kencang menerjang Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa cuaca ekstrem itu memicu kerusakan puluhan atap ruko, lapak pedagang kaki lima, serta sejumlah fasilitas umum.
Angin berkecepatan tinggi merobohkan beberapa pohon besar dan melempar seng, kanopi toko, serta penutup wahana bermain anak hingga beterbangan ke jalan utama perumahan. Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas akibat ranting dan cabang pohon yang berserakan.
Sejumlah ruko, termasuk toko onderdil dan apotek yang memakai atap spandek, mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa gerobak pedagang yang tertinggal di lokasi juga bergeser dan miring akibat terpaan angin.
“Situasinya benar-benar porak poranda karena anginnya sangat kencang,” ujar Ahmad (39), warga Solear yang saat kejadian berteduh di sebuah toko tutup.
Warga sekitar merekam kejadian tersebut dan menyebarkan video berdurasi sekitar 29 detik melalui media sosial. Rekaman itu memperlihatkan material bangunan berhamburan serta pohon yang patah di sepanjang kawasan perumahan.
Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar, menyampaikan pihak kecamatan menerima laporan kerusakan ruko di sekitar Perumahan Taman Adiyasa, dekat Stasiun Kereta Tigaraksa. Menurutnya, hujan deras baru saja reda saat laporan pertama masuk.
“Kerusakan hanya bersifat material. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” kata Rizkia, Kamis (22/1).
Rizkia menambahkan, hingga kini pihak kecamatan belum memperoleh data pasti jumlah ruko terdampak maupun total kerugian para pemilik bangunan dan pedagang. Koordinasi terus berjalan bersama Kepolisian Sektor Cisoka dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang untuk penanganan lanjutan dan pembersihan puing.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, membenarkan laporan kejadian tersebut. Ia menyebut tim BPBD bergerak ke lokasi untuk membantu proses penanganan dampak kerusakan dan memastikan kondisi lingkungan kembali aman bagi warga.
(Jar Kasih)















