JABAR, HALOBANTEN.COM – Siapa sangka, di tengah hiruk pikuk Karawang, Jawa Barat, ada sebuah tempat peristirahatan terakhir yang bikin banyak orang geleng-geleng kepala.
Bukan karena angker, melainkan karena kemewahan dan fasilitasnya yang setara resor bintang lima! Inilah San Diego Hills Memorial Park, kompleks pemakaman fenomenal yang sukses mematahkan stigma kuburan yang seram dan membosankan.
Bayangkan, sebuah pemakaman dilengkapi dengan kapel megah, restoran berkelas, danau buatan yang menenangkan, sampai taman luas yang bisa dipakai buat acara keluarga! Kedengarannya lebih mirip tempat liburan daripada tempat ziarah, kan?
Harga Bikin Jiwa Miskin Meronta, Tapi Peminatnya Membludak!
Meski harga lahannya bisa bikin dompet menjerit, mulai dari ratusan juta hingga menyentuh angka miliaran rupiah, pemakaman ini justru diburu banyak orang.
Untuk lahan paling ‘basic’ saja, seukuran 1,1×2,6 meter persegi untuk satu jenazah, harganya sudah di kisaran Rp109 juta hingga Rp128 juta. Ya, setara harga mobil baru atau bahkan rumah subsidi!
Kalau mau yang lebih privat, ada tipe semi-private untuk satu atau dua orang dengan luas 13,5 meter persegi, harganya bisa mencapai Rp578 juta sampai Rp747 juta.
Nah, untuk para “sultan” yang ingin dimakamkan bersama keluarga besar dengan privasi maksimal, tersedia tipe private estate berkapasitas 2-4 orang lengkap dengan pagar dan pemandangan menawan, dibanderol Rp1,1 miliar hingga Rp2,4 miliar. Bahkan, ada juga lahan yang bisa menampung 16 jenazah dengan harga fantastis, Rp5,3 miliar!
Belum cukup? Ada lagi tipe paviliun dengan gazebo pribadi yang harganya mulai Rp1,9 miliar hingga Rp3,2 miliar. Dan yang paling eksklusif, lahan “ultimate” di San Diego Hills bisa mencapai Rp4,2 miliar hingga Rp9,5 miliar!
Gila, harga makam bisa lebih mahal dari penthouse di Jakarta! Tentunya, harga-harga ini bisa berbeda tergantung lokasi, arah kiblat (khusus untuk lahan muslim), dan fasilitas tambahan yang dipilih.
Dari Rasa Lelah Menjadi Peluang Miliaran Rupiah
Ternyata, di balik kemegahan San Diego Hills, ada kisah inspiratif dari sang pendiri, Mochtar Riady, bos Lippo Group.
Ia mengaku lelah bolak-balik dari Jawa Barat ke Malang untuk ziarah ke makam orang tuanya. Akhirnya, ia memutuskan untuk memindahkan makam orang tuanya ke tanah miliknya sendiri di dekat Tol Karawang Barat KM 46.
Berawal dari tanah seluas 350 hektare yang asri itu, muncul ide brilian untuk membangun pemakaman yang modern, nyaman, dan sama sekali tidak menyeramkan. Sang anak, James Riady, bahkan melakukan riset panjang sebelum akhirnya menyulapnya menjadi pemakaman komersial yang kini dikenal sebagai San Diego Hills.
Ide yang awalnya hanya untuk mempermudah ziarah, kini menjadi “kuburan impian” bagi banyak orang dengan kocek tebal. (*/bbs)















