Adapun isi surat edaran larangan study tour atau outing class tersebut, yaitu:
1. Outing class di lakukan sebagai strategi pembelajaran untuk membantu meningkatkan perkembangan anak melalui pembelajaran di luar ruangan kelas, bukan sebagai tamasya atau wisata.
2. Outing class bersifat tidak wajib dan tidak memberatkan siswa atau orang tua siswa.
3. Pelaksanaan outing class yang di lakukan oleh satuan pendidikan harus sudah mendapat persetujuan dari orang tua atau wali murid.
4. Untuk siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan outing class agar di berikan tugas lain yang relevan dengan pelaksanaan kegiatan outing class.
5. Rincian rencana kegiatan dan pembelajaran yang akan di lakukan selama outing class wajib di sampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
6. Pelaksanaan outing class di lakukan di sekitar wilayah Kota Tangerang, dan tidak dibenarkan di lakukan di luar daerah. (Cak)















