Suhaely juga mengimbau kepada seluruh sopir bus untuk tidak menuruti keinginan masyarakat.
Terutama anak-anak yang berharap adanya bunyi klakson telolet.
Pasalnya, selain berbahaya juga berpotensi terjadinya kecelakaan di jalan.
“Saat ini, ramp check tengah berlangsung menjelang aktivitas mudik lebaran di Terminal Poris Plawad.” ujarnya.
Dengan begitu, sambungnya, Dinas Perhubungan berupaya meningkatkan pengawasan saat pengujian berkala pada kendaraan.
kegiatan tersebut kata Suhaely, berkolaborasi dengan pihak kepolisian.
Setiap bus yang masih menggunakan klakson telolet akan ditindak dan diimbau untuk tidak memasang klakson itu lagi (Cak)















