Peta jalan ini mencakup penguatan regulasi, pemberdayaan lembaga keagamaan, peningkatan kapasitas aktor kerukunan, hingga upaya menjadikan PKUB sebagai lembaga yang diakui secara internasional.
Acara yang juga mengusung tema “Membangun Toleransi; Mempererat Persatuan & Kerukunan Umat Beragama di Tangerang Selatan” ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk perwakilan dari umat Baha’i, Katolik, dan aktivis Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Fokus pada Pemuda
Dengan melibatkan sejumlah organisasi kepemudaan, IPPNU Tangsel ingin menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini.
Harapannya, generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang harmonis dan toleran.
Kolaborasi antara IPPNU Tangsel, PKUB Kemenag RI, dan berbagai pihak lainnya menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kerukunan umat beragama.
Dialog seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menciptakan lingkungan yang inklusif dan saling menghormati. (Awal/Jarkasih)















