Menurutnya, banyak sanitasi sekolah yang dibangun di tahun 2013 hingga 2015. Bila dirawat dengan baik, akan menjadi sanitasi yang masih layak pakai sampai saat ini. Tetapi bila tidak dirawat dengan baik, sudah barang tentu kondisinya akan sangat memprihatinkan meskipun sanitasi tersebut dibangun pada akhir tahun 2016 dan 2017.
“Adalah hal yang konyol kalau hal sederhana itu kita tidak perhatikan. Ini baru satu hal aja. Jadi banyak hal yang Bapak Ibu harus perhatikan sebagai kepala sekolah, dan pimpinan di sekolah. Kita harus menjadi contoh, selain bagi anak murid kita tetapi juga bagi guru-guru yang lainnya,” ungkapnya.
Dia menekankan bahwa dana BOS masih merupakan salah satu momok buat sekolah. Untuk itu, dia meminta kepada para kepala sekolah yang dilantik tersebut benar-benar tertib dan akuntable dalam pengelolaannya. “Saya minta tidak ada lagi penggunaan anggaran BOS yang masih menggunakan uang tunai, besok semuanya non tunai, tidak ada uang beredar kecuali dari rekening ke rekening,” pintanya. (Jek)















