Ciputat, HALOBANTEN.COM – Jajaran komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2022-2027 resmi dilantik di Balaikota Tangsel, Jalan Maruga Ciputat, Rabu (08/6/2022). Pelantikan langsung dipimpin Walikota Benyamin Davnie.
Pengurus yang dilantik berjumlah lima orang. Terdiri dari Ketua Baznas Mohamad Subhan, Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian DR Ahmad Rifai, Wakil Ketua 3 Bidang Keuangan dan Perencanaan Tarjuni, dan Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi dan SDM Denny Nuryadin.
Ketua Baznas Tangsel periode 2022-2027 Mohamad Subhan mengucapkan terima kasih kepada walikota dan jajaran yang telah mendukung dari awal hingga pelantikan dan berharap dukungan ini hingga jabatan berkahir meski melalui proses seleksi begitu panjang.
“Kami mohon doa dan bimbingan agar bisa menjalankan amanah khususnya KH Endang Syaifudin (Ketua Baznas dua periode sebelumnya),” ujarnya.
Pihaknya meminta dukungan semua pihak untuk mengawal program Baznas dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya mengatakan, Baznas bukan LSM atau organisasi masyarakat pada umumnya. Tetapi badan atau lembaga pemerintah non struktural.
Dirinya berpesan agar Baznas dan Pemkot Kota Tangsel jangan sampai kerja tidak seirama dan sejalan. Maka datangilah melalui Dinsos, program apa yang bisa diambil dan dilaksanakan oleh Baznas. Tanpa itu kehadiran Baznas tidak ada gunanya.
Sebagai pemimpin yang diamanahkan memimpin selama 5 tahun tentu harus memiliki visi yang sudah dijelaskan menjadi lembaga yang mensejahterakan umat serta harus memiliki kepercayaan di tengah masyarakat bahwa Pansel berupaya menghasilkan 10 orang dan diverifikasi faktual manjadi 5 orang.
“Berarti bapak yang baru saja dilantik diberikan kepercayaan. Jika ada kepercayaan maka Insya Allah akan lebih mudah umat bayar zakat di Tangsel,” bebernya.
Laporan Baznas Kota Tangsel, yang disampaikan Sibly bahwa sejak Januari hingga 31 Mei mencapai Rp 22, miliar tapi hanya Rp 2 miliar berasal dari zakat mall. Adapun zakat adalah perintah. Maka dalam konteks zakat mall dari pegawai yang punya kewenangan instruksi adalah walikota.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengucapkan terima kasih kepada kiyai Endang yang telah membangun fundamental tentang zakat selama dua periode sejak Bazda hingga Baznas.
Ucapan yang sama disampaikan kepada panitia seleksi kendati memakan waktu cukup panjang satu tahun lebih dalam proses seleksi.
“Saya berharap kolaborasi pemangku kepentingan terutama dinas teknis terus didorong. Kami Pemkot membuka diri untuk berkomunikasi untuk saling berinteraksi,” ujarnya.
Ekonomi umat harus dibangkitkan. Baznas harus melakukan pendekatan yang modern dengan menggunakan teknologi dan komunikasi menjadi solusi untuk memecahkan masalah.
“Kami berharap Baznas harus menggunakan manajemen modern. Jika ada rotasi bisa dilakukan di dalam komisioner,” tambahnya.(amd)















