News » POLITIK » PILKADA » KPU Tangsel Musnahkan Ratusan Surat Suara Rusak

KPU Tangsel Musnahkan Ratusan Surat Suara Rusak

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan (KPU Tangsel) telah melaksanakan proses penyortiran dan pemusnahan surat suara yang tidak layak digunakan pada Pilkada Serentak.

Kegiatan ini berlangsung di salah satu gudang yang terletak di wilayah Pergudangan Taman Tekno, Tangerang Selatan, dengan tujuan memastikan kelancaran dan keakuratan logistik pemilu, Selasa (26/11/2024).

Dari hasil penyortiran, ditemukan sebanyak 482 lembar surat suara yang dinyatakan rusak.

BACA JUGA

Rinciannya, 376 lembar merupakan surat suara untuk pemilihan gubernur, sementara 106 lembar lainnya adalah surat suara untuk pemilihan wali kota.

Surat suara rusak ini dinyatakan tidak memenuhi standar penggunaan, seperti terdapat cacat fisik, kerusakan cetak, atau kualitas kertas yang tidak sesuai.

“Jenis kerusakannya tadi cetakan berlebih dan ada yang sobek,” kata Taufiq, Ketua KPU Tangsel.

Selain itu, KPU Tangsel juga mencatat adanya kelebihan surat suara sebanyak 719 lembar.

Surat suara lebih tersebut terdiri dari 702 lembar untuk pemilihan gubernur dan 17 lembar untuk pemilihan wali kota.

Kelebihan ini dihasilkan dari proses pencetakan dan pengiriman logistik.

Tak hanya itu, ditemukan pula 17 lembar plano atau dokumen rekapitulasi suara tambahan yang masuk dalam kategori surat suara lebih.

Proses pemusnahan dilakukan dengan protokol ketat dan disaksikan oleh pihak-pihak terkait, dan pemusnahan ini dilakukan menggunakan alat khusus.

“Kita putuskan dengan menghancurkan dengan alat penghancur kertas, dan Alhamdulillah tadi sudah kita laksanakan untuk mengurangi polusi dan efektif berwawasan lingkungan,” jelasnya.

Pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan logistik Pemilu yang dapat mempengaruhi integritas proses Pemilu.

KPU Tangerang Selatan menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan pemilu yang jujur dan transparan. (Alif/Jarkasih)

BERITA LAINNYA