“Walaupun destinasi kunjungan wisatawan di Provinsi Banten mengalami tren naik turun, kami tetap melakukan monitoring dalam menjamin keamanan keselamatan dan kenyamanan bagi wisatawan,” katanya.
Menurutnya, lonjakan wisatawan di Provinsi Banten terjadi pada 11 objek wisata.
Namun, masyarakat Provinsi Banten mayoritas lebih memilih objek wisata seperti wisata pantai, wahana permainan atau hiburan, wisata alam dan wisata kolam renang.
“Dan dari banyaknya objek wisata di Provinsi Banten, kunjungan terbanyak ada di wisata kolam renang sebanyak 63.818 kunjungan atau sebesar 62.2 persen,” jelas Al Hamidi
Al Hamidi berharap, koordinasi dengan berbagai stakeholder pariwisata di Provinsi Banten mampu memberikan kemanan, keselamatan dan kenyamanan bagi wisatawan, petugas, dan masyarakat dalam menjalankan hari libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Al Hamidi mengatakan, libur Nataru 2023 di Provinsi Banten cukup kondusif dan terkendali, walaupun di setiap destinasi wisata kunjungan wisatawan sangat rendah.
Semua stakeholder pariwisata (unsur Pemda, TNI-POLRI, Mitra Pariwisata, Pengelola Objek wisata) masih
komitmen melakukan pemantauan monitoring dalam menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi wisatawan.
“Semoga dengan segala usaha kita, ini bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama masyarakat yang sedang menikmati hari liburnya,” pungkasnya.
Banten Kaya Akan Potensi Wisata
Provinsi Banten sendiri memiliki potensi wisata mulai dari alam, religi/sejarah dan buatan.















