Sementara itu, orang tua siswa juga merasa puas dengan program ini. Mereka merasa lebih tenang setelah mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.
Program “Temanku Si Tsunami” merupakan hasil kolaborasi yang baik antara mahasiswa UMN, GMLS, dan masyarakat setempat.
Melalui program ini, diharapkan dapat terbangun kesadaran kolektif untuk selalu siap menghadapi bencana dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar. (Alif/Jarkasih)
Page 3 of 3















