Bogor, HALOBANTEN.COM — Sebuah mobil modifikasi yang populer dengan sebutan odong-odong mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Parigi Tarogong, Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kendaraan yang mengangkut rombongan wisatawan tersebut gagal menanjak saat melintas di Tanjakan Torogong. Akibatnya, kendaraan mundur lalu masuk ke jurang sedalam kurang lebih tiga meter.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar di media sosial, sejumlah warga segera mendatangi lokasi setelah terdengar teriakan penumpang. Selain itu, sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna putih terlihat membantu proses evakuasi korban dari dasar jurang.
Menurut keterangan saksi mata, Nurdin (32), sebelum insiden terjadi kendaraan melaju dari arah Parungpanjang usai rombongan berwisata ke Jati Ombo. Selanjutnya, ketika tiba di lokasi kejadian, kendaraan tidak sanggup menanjak tanjakan karena membawa penumpang dalam jumlah penuh.
“Sekitar pukul 13.00 WIB, mobil odong-odong yang membawa rombongan wisata dari Jati Ombo mundur lalu masuk ke jurang di Tanjakan Torogong,” ujar Nurdin.
Ia menyebut kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut memang kerap terjadi. Sehari sebelumnya, sebuah truk colt diesel juga mengalami insiden serupa karena tidak kuat menanjak.
Warga setempat lainnya, menjelaskan bahwa mobil odong-odong tersebut mengangkut penumpang mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sejumlah penumpang mengalami luka lecet dan memar. Warga kemudian membawa sembilan orang korban ke Klinik Rama, Cicangkal, Rumpin, untuk mendapat penanganan medis.
Berdasarkan informasi dari pihak klinik, lima orang memperoleh perawatan intensif akibat luka ringan, sedangkan empat lainnya tidak mengalami cedera serius. Adapun para korban berasal dari wilayah Pengasinan dan Padurenan, Kecamatan Gunungsindur, yang sebelumnya berwisata ke kawasan Jati Ombo, Parungpanjang.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Arif Rahman Ares, menyatakan belum menerima laporan penanganan atas insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi Tanjakan Torogong yang rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan dengan muatan penuh.
(Dar/Hen/Red)















