“Menanggapi Muswil II SAPMA PP Provinsi Banten kemarin, memang banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dalam prosesnya.
Sehingga kami SAPMA PP Kota Tangsel bersama dengan SAPMA PP Kota Tangerang, SAPMA PP Kabupaten Tangerang, dan SAPMA PP Kota Cilegon melakukan walkout dan tidak percaya atas proses musyawarah yang dilakukan kemarin,” ungkap Refo kepada awak media, Jumat (30/9/2022).
Ia menuturkan, pada awalnya forum berjalan dengan lancar dan tertib. Namun hal itu berubah ketika terdapat pendukung dari salah satu calon memasuki arena masyarakat.
“Banyak sekali kejanggalan. Banyak para pengurus cabang dari salah satu calon yang pengurusnya tidak mempunyai Keterangan Tanda Anggota (KTA),” imbuhnya.
Atas hal itu, Refo menyatakan bahwa SAPMA PP Kota Tangsel tidak terima atas hasil yang diputuskan dalam musyawarah tersebut.
“Kami SAPMA Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan tidak terima dan tidak mengakui hasil dari Muswi II SAPMA Pemuda Pancasila Provinsi Banten yang tidak adil ini,” tegasnya. (JEK)















