petugas kepolisian tampak hilir mudik melakukan pemeriksaan lokasi serta pengumpulan barang bukti.
Seorang warga sekitar yang enggan menyebutkan identitas membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut. “Informasinya ada perampokan dan anak Pak Haji Maman meninggal dunia,” ujarnya singkat.
Kasus tersebut langsung memperoleh penanganan aparat kepolisian Polres Cilegon bersama Polsek Cilegon. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
Polisi Masih Lakukan Pendalaman
Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, menyampaikan bahwa seluruh petunjuk dan informasi yang ada masih dalam tahap pendalaman. Menurutnya, luka tusukan senjata tajam pada tubuh korban menguatkan dugaan tindak pembunuhan.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian ini,” ujar Firman kepada wartawan pada Selasa malam.
Sementara itu, Lurah Ciwaduk, Nurul Hadiyati, turut membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun ia memilih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. “Betul ada kejadian pembunuhan, tetapi kami menunggu penjelasan resmi dari aparat penegak hukum,” tuturnya.
Kepolisian memastikan proses penyelidikan berjalan intensif, termasuk pemeriksaan saksi, pengumpulan bukti, serta penelusuran kemungkinan pelaku yang terlibat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan kasus akan disampaikan secara resmi setelah hasil penyelidikan memperoleh kejelasan.
(*/Red)















