Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengunjungi Kantor Kecamatan Setu pada hari Selasa (11/6/2024) untuk menghadiri Acara Pembinaan Ketua Relawan Damkar (Redkar) Tangsel.
Dalam kesempatan tersebut, Pilar memberikan pembinaan kepada para Ketua Redkar dari masing-masing wilayah di Tangsel. Selain itu, Pilar juga menyerahkan secara simbolis BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh anggota Redkar Se-Tangerang Selatan.
Pilar berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para Relawan Damkar dalam meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayahnya. Ia juga menekankan pentingnya peran Redkar dalam melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat kembali mengingatkan Relawan Redkar kita supaya antisipasi terhadap bencana kebakaran yang ada,” ujar Pilar.
Pilar mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan para Relawan Damkar. Hal ini dibuktikan dengan berbagai program yang telah dilakukan, seperti pemberian BPJS Ketenagakerjaan, pelatihan, dan kelengkapan alat-alat pemadam kebakaran.
“Seperti kelengkapan alat-alatnya, seragamnya, lalu juga tahun ini kita memberikan BPJS Ketenagakerjaan. Supaya apa? Supaya mereka di masyarakat itu karena mereka kan yang paling dekat dengan masyarakat, mereka bisa komunikasi sama RT, RW, tokoh masyarakat. Supaya potensi kebakaran di wilayah itu bisa diatasi sejak dini,” jelas Pilar.
Pilar juga menyinggung peristiwa kebakaran yang baru saja terjadi di salah satu hotel di Tangsel. Ia menyayangkan sikap hotel yang lalai dalam melakukan pemeriksaan sistem proteksi kebakaran dengan alasan renovasi.
“Sudah dari tahun 2022, Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah menghimbau untuk pihak hotel untuk melakukan simulasi pelatihan dan pemeriksaan sistem proteksi. Mereka selalu bilang mereka masih renov, sampai akhirnya itu kejadian,” ungkap Pilar.
Pilar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel tidak akan mentolerir perusahaan yang lalai dalam melakukan pembinaan terhadap karyawannya terkait dengan penanggulangan kebakaran.
“Untuk kedepannya bagi perusahaan yang tidak mau melakukan pembinaan akan dipaksa, jika masih ada perubahan yang tidak mau melakukan pembinaan maka akan dilepaskan atau dicabut surat izin operasionalnya,” tegas Pilar.
Pilar menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tangsel akan memberikan pelatihan secara gratis kepada seluruh gedung di Tangsel, terutama gedung tinggi yang memiliki lebih dari empat lantai. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan para karyawan dan pengunjung gedung.
“Kita kasih gratis kok ya, semua gedung di Tangerang Selatan. Terutama gedung yang tingkat tinggi, gedung tingkat tinggi tuh diatas empat lantai itu ya wajib itu hukumnya untuk dilakukan pelatihan,” ujar Pilar.
Pilar berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangsel, dapat meminimalisir potensi terjadinya kebakaran di wilayahnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan proaktif dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungannya. (Alif/Red)















