Kini, jumlah nasabah telah mencapai 15,2 juta dengan total pinjaman mencapai Rp237 triliun.
Prestasi PNM Mekaar tak hanya terletak pada peningkatan jumlah nasabah dan pinjaman.
Angka Kredit Bermasalah Sangat Kecil
Jokowi turut memberikan penghargaan terhadap upaya PNM Mekaar dalam mengelola angka kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang rendah.
Menurut Jokowi, hal ini mencerminkan kedisiplinan tinggi dari para nasabah dalam melunasi pinjaman.
“Angka kredit bermasalahnya hanya 0,5 persen. Ini sangat kecil di bandingkan dengan perbankan umum,” kata Jokowi.
“Ini artinya, para nasabah betul-betul patuh dalam pembayaran pinjaman,” tambahnya.
Jokowi pun memberikan dorongan kepada para nasabah Mekaar untuk tetap mempertahankan kedisiplinan dan semangat kerja keras guna memajukan usaha mereka.
Dia menyampaikan pesan inspiratif, “Sukses usaha bergantung pada disiplin dan kerja keras. Tanpa keduanya, sulit untuk mencapai kemajuan”.
“Saya sendiri telah merasakannya. Tanpa kerja keras, kita tidak akan berhasil meningkatkan jumlah pinjaman,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada para pendamping Mekaar yang turut membantu nasabah dalam mengembangkan usaha mereka.















