Program Makan Bergizi Gratis Berbasis CSR Jadi Contoh Nasional di Tangerang

Pencegahan Pendanaan Terorisme. Peringatan itu mengusung tema “Indonesia Anti Pencucian Uang 24 Karat”.

Menurut Ivan, Program Makan Bergizi Gratis berbasis CSR di sekolah tersebut sepenuhnya memakai dana CSR perusahaan swasta. Grab, OVO, dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menyalurkan dukungan tanpa memakai anggaran APBN.

Ia berharap model kolaborasi tersebut menjadi acuan nasional dalam memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Selain itu, sinergi pemerintah dan sektor swasta dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

BACA JUGA

Kolaborasi CSR Dukung Program Berkelanjutan

Ivan menambahkan, kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus mencerminkan semangat membangun Indonesia yang inklusif. Karena itu, PPATK siap memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh mitra.

Sementara itu, Ketua Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Cahaya Mantovani mengapresiasi dukungan PPATK, para donatur, dan seluruh mitra. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang layak memperoleh kesempatan setara.

Ia menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis berbasis CSR menjadi investasi jangka panjang bagi anak berkebutuhan khusus. Selain itu, yayasan berkomitmen menjaga keberlanjutan program sebagai dukungan terhadap prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Pada akhirnya, Cahaya berharap semakin banyak pihak bergabung membangun ekosistem inklusif. Dengan demikian, seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, dan meraih masa depan.

(JAR)

BERITA LAINNYA

Next Post